PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 13/06/2017 –  Saham-saham di Wall Street berakhir lebih rendah pada Senin (Selasa pagi WIB), karena para pelaku pasar menunggu pertemuan dua hari Federal Reserve AS yang dijadwalkan dimulai pada Selasa waktu setempat.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 36,30 poin atau 0,17 persen menjadi 21.235,67 poin. Indeks S&P 500 kehilangan 2,38 poin atau 0,10 persen menjadi berakhir di 2.429,39 poin. Indeks komposit Nasdaq berkurang 32,45 poin atau 0,52 persen menjadi berakhir di 6.175,46 poin.

Dengan tidak adanya data ekonomi utama pada Senin (12/6), para investor terus mengawasi pertemuan kebijakan The Fed. Para analis secara luas memperkirakan bank sentral akan menaikkan suku bunga pada pertemuan tersebut.

Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada Juni mencapai 95,8 persen pada Senin (12/6), menurut alat FedWatch CME Group.

PT KONTAK PERKASA

“Fed akan menaikkan suku bunga pada Rabu (14/6), dan lagi pada September dan/atau Desember, meskipun terjadi penurunan aktivitas kredit yang tajam,” kata Chris Low, kepala ekonom FTN Financial, dalam sebuah catatan seperti dikutip Xinhua.

Sektor teknologi juga berada dalam fokus, yang turun 2,74 persen pada Jumat (9/6), dengan Apple, Facebook, Amazon dan induk perusahaan Google Alphabet, merosot lebih dari tiga persen.

Saham-saham teknologi masih di bawah tekanan pada Senin (12/6) karena Apple diturunkan peringkatnya oleh Mizuho Securities menjadi netral dari pembelian.

Saham Apple anjlok 2,46 persen menjadi 145,32 dolar AS, sementara Amazon, Alphabet dan Facebook juga berakhir sekitar satu persen lebih rendah.

Di luar negeri, pasar ekuitas Eropa juga turun secara luas pada Senin (12/6), karena investor tetap berhati-hati setelah pemilihan umum di Inggris. Indeks DAX Jerman di Frankfurt Stock Exchange turun 0,98 persen, sementara indeks patokan Inggris FTSE 100 turun 0,21 persen.