PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 26/09/16 –  PT Pelindo (Persero) mencatat kunjungan kapal pesiar hingga paruh 2016 tercatat sebanyak 46 unit kapal pesiar yang membawa penumpang sekitar 55.586 turis manca negara.

Sepanjang 2015, tercatat sekurangnya sebanyak 130 kapal pesiar singgah melalui pelabuhan di lingkunga kerja Pelindo III dengan membawa 128.574 turis manca negara dengan berat kapal mencapai 6.798.284 Gross Tonnage (GT).

Juru Bicara Edi Priyanto mengatakan dominasi kunjungan kapal pesiar tersebut masih terjadi pada 3 pelabuhan yang memiliki hinterland wisata favorit, yaitu Pelabuhan Benoa Bali, Pelabuhan Lembar NTB, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Tanjung Tembaga Probolinggo dan Tanjung Perak Surabaya.

Hingga medio September 2016, tercatat setidaknya sebanyak 28 kapal pesiar telah masuk melalui Pelabuhan Benoa Bali dengan membawa sekitar 38 ribu turis mancanegara, 14 kapal pesiar di Pelabuhan Lembar NTB dengan membawa sekitar 20 ribu turis dan 10 unit kapal pesiar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dengan membawa 12 ribu turis.

“Pelindo III terus melakukan pengembangan pelabuhan berbasis wisata khussunya pada pelabuhan yang menjadi favorit kunjungan kapal pesiar, karena hal tersebut merupakan komitmen dalam mendukung pemerintah untuk mengembangkan pariwisata Indonesia”, kata Edi melalui siaran pers, Minggu (25/9).

Pelabuhan Benoa menjadi pintu masuk bagi wisatawan asing yang berlibur ke Bali dengan menggunakan kapal pesiar. Pelabuhan tersebut menjadi pusat kapal pesiar (turn around cruise port). Artinya, para turis akan memulai perjalanannya dari Bali, kemudian ke sejumlah tujuan lainnya.

“Pelabuhan Benoa Bali terus dikembangkan, Pelindo III juga telah merencanakan akan menambah panjang dermaga untuk bersandarnya kapal pesiar, agar mampu disandari oleh kapal-kapal pesiar yang berukuran besar dan dengan panjang diatas 300 meter,” ungkapnya.

Pengembangan terminal cruise juga dilakukan di Lombok NTB, operator terminal Pelindo III telah merencanakan pembangunan pelabuhan bagi kapal pesiar baru di Gilimas. Perencanaan telah dilakukan dan perijinan telah dipenuhi, tahapan pembangunannya tinggal menunggu terbitnya Rencana Induk Pelabuhan (RIP) dari Kementrian Perhubungan.

Tak hanya Bali dan Lombok, Pelindo III juga mengembangkan Boom Marina Banyuwangi dengan mengemas menjadi kawasan marina yang terintegrasi agar semakin menarik untuk dikunjungi turis mancanegara.

Pada 2017 mendatang, agenda dua tahunan yang diikuti oleh puluhan kapal layar (yacht) yang tergabung dalam Fremantle Sailing Club di Australia Barat telah dijadwalkan untuk berlabuh kawasan Boom Marina Banyuwangi.