KONTAK PERKASA FUTURES BALI 22/06/16 – Saham-saham Hong Kong jatuh untuk pertama kalinya dalam empat hari seiring merosotnya omset sebelum referendum besok untuk menentukan apakah Inggris akan tetap berada di Uni Eropa atau keluar dari blok perdagangan terbesar di dunia itu.

Hang Seng Index tergelincir 0,5 persen, terseret oleh perusahaan properti. Wharf Holdings Ltd dan Cheung Kong Property Holdings Ltd turun lebih dari 1 persen. Shanghai Composite Index berayun di antara keuntungan dan kerugian seiring volume perdagangan menyusut sebelum pemungutan suara Brexit menyusul jajak pendapat yang berbeda terus menunjukkan keunggulan pada kedua kubu. Data ekonomi China juga menekan saham dengan indeks manufaktur Minxin dari China Academy of New Supply-side Economics turun pada bulan Juni.

Prospek Brexit dapat menyebabkan kesulitan bagi para pembuat kebijakan China, mengingat kemungkinan gejolak di pasar keuangan apabila rakyat Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa. Penurunan tajam yuan â�� yang sudah diperdagangkan mendekati level terendah lima tahun – akan mendorong intervensi oleh bank sentral negara itu, menurut Roy Teo, ahli strategi mata uang senior di ABN Amro Bank NV. (Tra)

Sumber: Bloomberg – kontak perkasa futures bali