KPF BALI 06/06/16 – Saham AS turun pada hari Jumat setelah data ekonomi menunjukkan bahwa perekonomian AS kemungkinan tidak kuat untuk menopang kenaikan suku bunga seperti yang diperkirakan, meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada bulan Juni. Departemen Tenaga Kerja mengatakan perusahaan AS hanya menambahkan sebanyak 38.000 pekerjaan baru pada bulan lalu, jauh di bawah 155.000 yang diperkiraan oleh ekonom dalam survei MarketWatch. Berita ini muncul pada saat investor memberikan sinyal kenaikan suku bunga pada musim panas ini terkait spekulasi bahwa pemulihan ekonomi stabil tapi data pekerjaan lesu cenderung menyebabkan ketidakstabilan lebih di pasar. Indeks S&P 500 turun 6 poin atau 0,3 %, menjadi ditutup pada level 2.099 untuk mengakhiri pekan ini dengan mendatar. Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 31 poin atau 0,2 %, berakhir pada level 17.807 yang merupakan penurunan mingguan sebesar 0,4 %. Indeks Nasdaq merosot 29 poin atau 0,6 %, menjadi ditutup pada 4942 tetapi berakhir pada 0,2 % lebih tinggi untuk minggu ini. (knc)

Sumber : Market Watch