KPF BALI 17/05/16 – Saham China melemah dalam perdagangan ringan pada hari Selasa di tengah kekhawatiran bahwa Beijing mungkin meruncingkan stimulus moneter sementara hal itu memperbesar reformasi struktural dan keuangan bahkan disaat ekonomi berjuang untuk mendapatkan traksi.

Indeks CSI300 blue-chip turun 0,3 persen ke level 3,086.02, sementara Indeks Komposit Shanghai kehilangan 0,3 persen ke level 2,843.68.

Presiden Xi Jinping mengatakan pada hari Senin bahwa China akan mendorong reformasi supply-side dan meningkatkan jumlah orang yang berpenghasilan menengah.

Pernyataan Xi, diucapkan setelah data ekonomi yang mengecewakan untuk April, memperkuat harapan bahwa Beijing enggan untuk menggunakan stimulus moneter lebih lanjut untuk mendorong pertumbuhan meskipun pemulihan ekonomi baru baru ini mulai terlihat kehilangan tenaga.

Sebagian besar sektor berada dalam wilayah negatif di Cina pada hari Selasa, dengan saham transportasi memimpin penurunan. (sdm)

Sumber: reuters