KPF BALI 08/01/15 -Pada perdagangan hari ini nilai tukar rupiah terhadap dollar AS terpantau dibuka dengan membukukan penurunan meskipun tipis saja (8/1). Rupiah kembali ke teritori negatif setelah sempat mengalami pembukaan menguat. Lesunya mata uang lokal tersebut tidak lepas dari kondisi dollar AS yang masih melanjutkan kenaikannya.

Indeks dollar terpantau masih bergerak menguat dengan mantap. Indikator nilai dollar terhadap 6 rival utamanya tersebut kembali mencetak rekor tertinggi untuk kali ketiganya dalam empat sesi belakangan.

Meskipun demikian peningkatan dollar terhadap rupiah agak terhambat karena saat ini IHSG sedang mengalami kenaikan mantap mengiringi naiknya bursa-bursa saham di kawasan Asia. IHSG menguat untuk dua hari berturut-turut dan berada di posisi 5224.42 poin.

Rupiah pada perdagangan hari ini tampak mengalami pembukaan pada posisi 12699.30 per dollar AS. Mata uang lokal tersebut mengalami peningkatan sebesar 35.70 poin dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan kemarin yang ada di level 12735.00 per dollar. Saat ini rupiah sudah berada di teritori negatif pada posisi 12736.50 per dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan hari ini akan bergerak melemah terbatas terhadap dollar AS. Mata uang ini berpotensi untuk mempertahankan kelanjutan sentiment negatif terhadap rival utamanya tersebut.

Mata uang rupiah hari ini berpotensi mengetes level support pada posisi 12760 dan 12790 per dollar. Sedangkan level resistance harian yang akan dites ada pada 12700 dan 12670 per dollar.