KONTAK PERKASA FUTURES BALI 22/06/16 -Mengamati pergerakan nilai tukar rupiah di pasar valas dan perdagangan antar bank Rabu siang (21/06), kurs rupiah semakin melemah setelah sempat dibuka  lebih rendah dari perdagangan sebelumnya. Namun untuk dollar AS sendiri sedang alami pukulan kuat dari rival-rival utamanya di pasar forex sesi Asia.

Lemahnya nilai tukar rupiah hingga sesi siang tidak mengurangi  sikap investor asing yang mengkoleksi saham-saham unggulan lebih besar sehingga mencetak net buy  Rp98 miliar lebih. Aksi beli investor asing yang lebih banyak menjual dari pada membeli saham unggulan mengangkat pergerakan IHSG yang naik 0,2%.

Pergerakan kurs rupiah  di pasar spot pagi ini bergerak negatif dengan posisi penurunan 0,21% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13275/US$ setelah  dibuka kuat  pada level Rp13279/US$. Demikian juga dari sisi kurs jisdor dan kurs BI rupiah Rabu  diperlemah dari perdagangan sebelumnya.

Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini  melemah ke  13298  dari  posisi 13286 perdagangan hari Selasa (21/06), sedangkan kurs transaksi antar bank menguat ke posisi 13364 setelah perdagangan sebelumnya 13352.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hingga akhir perdagangan  diperkirakan masih bergerak negatif, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah bergerak di level support di 13308  resistance  13258 per dollar.