PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 21/07/16 – Setelah dibuka lebih rendah dari perdagangan hari  Rabu  (20/7) yang juga tertekan oleh penguatan dollar AS, rupiah Kamis (21/7) berusaha bergerak positif merespon laju dollar AS yang terhenti di pasar spot terhadap rival-rival utamanya. Pembukan rupiah yang rendah pagi tadi sesuai dengan penurunan kurs yang dilakukan BI.

Meskipun rupiah dibuka negatif namun aksi beli saham-saham lokal oleh investor asing masih tetap ramai dan terpantau berhasil mencetak net buy sebanyak Rp16 miliar lebih.  Aksi asing ini  cukup berhasil percepat laju IHSG yang semakin kencang dengan kenaikan 0,5 persen  ke posisi 5268.

Pergerakan kurs rupiah di pasar spot pagi ini bergerak positif dengan posisi penguatan  0,05% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13106/US$ setelah  dibuka kuat pada level Rp13122/US$.  Demikian  untuk  kurs Jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia  hari ini  menguat  ke  13122  dari  posisi 13100 perdagangan hari Rabu (20/07).

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini  berpotensi menguat hingga akhir perdagangan  sekalipun dollar sedang lemah, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah bergerak di level support di 13131 resistance  13093.