KPF BALI 03/11/14 –

Kita perlu melihat pada event-event utama yang menggerakkan pasar minggu yang lalu supaya bisa mengikuti perkembangan kenaikan atau penurunan yang terjadi dari indikator utama yang ada dalam kalender forex dan memiliki pandangan kedepan.

Berikut ini adalah ringkasan event-event utama yang menggerakkan pasar minggu yang lalu:

Federal Reserve mengakhiri program QE3 dengan nada kemenangan atas employment, sebuah pandangan yang tidak terlalu mengkuatirkan inflasi dan bahkan penyangkalan yang lunak terhadap perubahan. Rilis pertama dari GDP AS yang muncul sehari setelahnya memperlihatkan  ekonomi AS bertumbuh 3% di kuartal ketiga, sedikit lebih baik daripada yang diperkirakan, menunjukkan ekonomi AS sedang berbaris maju, walaupun komponennya bercampuran. Bank of Japan dalam pergerakannya yang menggoncangkan telah memperbesar program QEnya didalam hal kuantitas dan juga assets potensial. Sebagai akibatnya yen Jepang runtuh dan pasar saham global mengalami rally. Di zona Euro, infasi tetap rendah. Data Jerman kebanyakan buruk, tetapi jumlah pengangguran turun. Loonie mengalami penurunan karena data GDP yang lemah dan kiwi mengalami penurunan karena pernyataan bank sentral yang lunak.

Hal-hal yang positip yang terjadi pada minggu lalu:

1. GDP AS kuartal ketiga naik 3.5% vs Perkiraan para ekonom 3.1%.
2. The Fed secara resmi mengakhiri QE, pasar sekarang berdiri atas kaki sendiri.
3. Consumer confidence AS muncul di 94.5, level tertinggi sejak bulan Oktober 2007.
4. PMI Chicago muncul naik ke ketinggian selama 12 bulan di 66.2.
5. Indeks manufaktur Richmond Fed muncul di 20 vs Perkiraan pasar di 11.
6. Consumer Confidence University of Michigan naik menjadi 86.9, angka terbaik sejak 2007.
7. Produksi industru Jepang naik 2.7% m/o/m, lebih baik dari yang diperkirakan di 2.2%.
8. The S&P 500 di bulan Oktober berakhir 2% lebih tinggi setelah turun sebanyak 7.7% diawal bulan.
9. BOJ mengatakan bahwa dia akan membuat langkah pelonggaran menjadi tiga kali lipat. Yen turun ke terendah selama 7 tahun dan Nikkei naik 4.8%.

Hal-hal yang negatip yang terjadi pada minggu yang lalu:

1. Core durable goods AS turun 1.7%, penurunan terbesar sejak bulan Januari. Perkiraan akan naik 0.6%.
2. Harga-harga rumah turun 0.15% m/o/m di bulan Agustus, dibandingkan dengan perkiraan akan naik 0.18%.
3. Inflasi Jerman turun ke 0.7% dibandingkan dengan tahun lalu, dan turun 0.3% dibandingkan dengan bulan lalu.
4. Initial jobless claims naik sedikit menjadi 287.000.
5. Pengangguran di Jepang naik menjadi 3.6%, tertinggi sejak tahun 1997.