KPF BALI 27/05/16 – Bursa saham Jepang naik, dipimpin oleh perusahaan energi dan asuransi, setelah adanya laporan bahwa Perdana Menteri Shinzo Abe telah memutuskan untuk menunda kenaikan pajak penjualan.

Indeks Topix naik 0,2 persen menjadi 1,344.87 pada pukul 09:02 pagi di Tokyo dengan sekitar empat saham naik untuk setiap tiga saham yang jatuh. Langkah ini membuat indeks Topix menuju kenaikan mingguan sebesar 0,1 persen. Indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,2 persen menjadi 16,798.13. Yen diperdagangkan di 109,71 per dolar setelah menguat 0,4 persen pada hari Kamis. Pemimpin KTT G7 di Ise-Shima, Jepang ditutup pada hari Jumat.

Abe telah memutuskan untuk menunda kenaikan pajak penjualan berdasarkan perlambatan ekonomi global dan dampak dari gempa Kumamoto bulan lalu, surat kabar Asahi melaporkan, pengumuman kemungkinan pada hari Rabu. Kyodo Newswire dan surat kabar Nikkei juga melaporkan bahwa penundaan kemungkinan akan diumumkan.

Jepang berusaha untuk menambahkan peringatan bahwa ekonomi global sedang berada pada risiko “jatuh ke dalam krisis” untuk pernyataan resmi pemimpin G-7 yang akan dirilis pada hari Jumat, menurut salinan draf yang diperoleh Bloomberg News.

Indeks harga konsumen inti Jepang turun 0,3 persen terhadap estimasi penurunan 0,4 persen pada bulan April, menurut data yang dirilis hari Jumat.(frk)

Sumber: Bloomberg