PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 06/09/16 – Saham-saham Hong Kong, pemain terbaik di Asia kuartal ini, goyah karena tanda-tanda overheating bertahan di dekat level tertinggi satu tahun dan HSBC Holdings Plc. mengalami penurunan.

Indeks Hang Seng sedikit berubah setelah indeks kekuatan relatif 14-hari naik menjadi 75,3, melampaui level 70 yang menunjukkan kepada beberapa pedagang bahwa reli telah berlebihan. saham HSBC turun 0,7 persen dari level tertinggi dalam delapan bulan. Perusahaan properti dan asuransi melemah di Hong Kong, sedangkan Indeks Shanghai Composite beringsut menuju ke tiga minggu terendah.

Indeks Hang Seng telah melonjak 14 persen sejak awal Juli, dibantu oleh valuasi yang rendah dan optimisme di pasar properti. Indeks tersebut di hargai 12,7 kali laporan laba, dibandingkan dengan 17,8 untuk Shanghai Composite, menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg.

Indeks Hang Seng sedikit berubah di 23,647.17 pada pukul 10:16 pagi waktu setempat. HSBC turun 0,4 persen, setelah indikator momentum melonjak ke level yang terakhir terlihat sebelum Inggris mengembalikan Hong Kong ke China. Indeks Hang Seng China Enterprises naik 0,2 persen. Indeks ChiNext untuk saham perusahaan kecil turun 0,5 persen di Shenzhen.

Indeks Shanghai Composite, yang telah bergerak kurang dari 1 persen secara penutupan harian dalam tiga minggu terakhir, turun 0,5 persen untuk menuju penutupan terendah sejak 12 Agustus. Produsen bahan mentah menjadi hambatan terbesar pada benchmark, dengan sub-indeks turun 0,7 persen. Saham Shenzhen Zhongjin Lingnan Nonfemet Co. turun 1,9 persen dan Jiangxi Copper Co. melemah 1,3 persen.(frk)

Sumber: Bloomberg