KPF BALI – 19/01/15 – Harga karet di bursa Tocom pada awal perdagangan sesi siang hari ini, Senin 19 Januari 2015, terpantau sedang mengalami pergerakan menguat. Penguatan harga karet di bursa Tocom dipicu oleh sentimen positif dari pergerakan harga minyak mentah dunia.

Penguatan signifikan harga minyak mentah global pada akhir pekan lalu terpantau berdampak positif pada harga karet Tocom di awal perdagangan pagi ini. Rebound harga minyak mentah dunia yang memberikan gambaran akan semakin mahalnya biaya produksi karet sintetis, cukup menguatkan daya saing karet alam di Tocom. Ekspektasi demand yang menguat seiring hal tersebut pun membuat harga karet Tocom menguat di awal sesi siang hari ini.

Meskipun demikian pada perdagangan hari ini, harga karet Tocom juga masih mengalami tekanan negatif secara fundamental. Diluar tekanan lesunya demand Tiongkok, pada perdagangan hari ini pergerakan akan cenderung tertekan oleh ekspektasi negatif data produksi industri Jepang.

Pada awal perdagangan sesi siang hari ini di Tocom, harga karet terpantau sedang mengalami pergerakan menguat. Harga karet berjangka Tocom untuk kontrak Juni 2015 sedang naik 1,09% ke tingkat harga 195,1 Yen/kg atau menguat 2,1 Yen/kg.

Sementara pada awal perdagangan karet di bursa Shanghai Futures Exchange, harga karet justru sedang mengalami pelemahan. Harga karet berjangka SHFE untuk kontrak Mei 2015 sedang turun 0,20% ke tingkat harga 12.390 Yuan/ton atau melemah 25 Yuan/ton.

Analyst Vibiz Research Center memprediksi harga karet di bursa Tocom akan cenderung mengalami penguatan pada perdagangan sesi siang hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh adanya support kuat dari pergerakan harga minyak mentah dunia yang memberi ruang penguatan dari faktor substitusi.