PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 14/08/2019 – Harga emas acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun tipis Rp 1.000 (0,14%) pada perdagangan Rabu ini (14/8/2019) menjadi Rp 705.000/gram, sekaligus meninggalkan posisi tertinggi sepanjang masa yakni Rp 706.000/gram Selasa kemarin.
Koreksi harga emas Antam ini disebabkan oleh niat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menunda rencana pengenaan tarif impor tambahan dari rencana awal September menjadi Desember tahun ini.

Berdasarkan harga Logam Mulia di gerai Butik Emas LM – Pulo Gadung di situs logammulia milik Antam hari ini (14/8/19), harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram melemah menjadi Rp 70,5 juta dari harga kemarin Rp 70,6 juta per batang.
Turunnya harga emas Antam itu mengekor harga emas di pasar spot global yang turun kemarin dan hari ini karena meredanya perang dagang Amerika Serikat (AS)-China. Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga turun hari ini menjadi Rp 682.000 per gram dari Rp 683.000 per gram kemarin.  Harga itu dapat menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.
Terkait dengan harga emas di pasar spot global, kemarin harga logam mulia ini sudah mencapai US$ 1.501,14 per troy ounce, turun 0,66% dari US$ 1.511,15 per troy ounce pada hari sebelumnya. Hari ini, harga emas di pasar spot masih melanjutkan pelemahan sebesar 0,02% menjadi US$ 1.500,91 per troy ounce.

Selain emas Antam biasa, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama. Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%.
Naik-turunnya harga emas ukuran kecil itu biasanya mengindikasikan risiko pada hari kerja sebelumnya.  Beberapa faktor yang memengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.
Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri.