PT KONTAKPERKASA FUTURES BALI 13/03/2020 – Harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Jumat (13/3/2020) turun 2,43% atau sebesar Rp 19.000 menjadi Rp 763.000/gram, dari sebelumnya Rp 782.000/gram.

Penurunan emas Antam seiring dengan aksi jual besar-besaran yang terjadi di bursa saham global dan pasar modal dalam negeri khususnya.

Kenapa harga emas Antam ikut anjlok di saat saham ambruk? Besar kemungkinan aksi jual yang sama dalam langkah untuk menutupi margin kerugian investor di pasar saham.

Selain itu, penurunan harga emas Antam juga terjadi seiring dengan merosotnya harga emas spot dunia yang kembali ambles pada hari Kamis (12/3/2020) karena pedagang menjual logam mulia untuk menutupi margin di pasar saham yang ketakutan oleh penyebaran global virus corona.

Harga emas spot turun 3,1% di level US$ 1.584,22 per ons Jumat waktu Indonesia. Adapun harga emas berjangka AS turun 3,4% menjadi US$ 1.586,80 per ons, seperti yang dilansir oleh CNBC Internasional.

Berdasarkan harga Logam Mulia di gerai Jakarta Gedung Antam di situs logammulia milik Antam hari ini (10/3/2020), harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram melemah menjadi Rp 76,3 juta dari harga kemarin Rp 78,2 juta per batang.

Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam. Harga emas Antam di gerai penjualan lain bisa berbeda.

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini ditetapkan pada Rp 734.000/gram, turun2,91% sebesar Rp 22.000 dari posisi kemarin Rp 756.000/gram.

Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.

Untuk jenis lain, Antam juga menawarkan emas batik dan emas tematik serta menampilkan harga hariannya di situs yang sama.

Di sisi lain, Antam juga menjual emas batangan dengan dasar ukuran mulai 1 gram hingga 500 gram di berbagai gerai yang tersedia di berbagai kota, dari Medan hingga Makassar.

Harga dan ketersediaan emas di tiap gerai bisa berbeda. Harga emas tersebut sudah termasuk PPh 22 0,9%. Masyarakat bisa menyertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah yaitu 0,45%.

Beberapa faktor yang mempengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.

Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman (safe haven) untuk masyarakat di dalam negeri.