KPF BALI 07/11/14 –

Produktivitas tenaga kerja AS meningkat lebih dari yang diharapkan pada kuartal ketiga lalu yang melanjutkan pemulihannya setelah pada kuartal pertama tahun ini menurun cukup dalam dibandingkan kuartal terakhir tahun 2013 lalu. Produktivitas ini ditunjukkan dalam laporan Departemen Tenaga Kerja AS yang  dirilis naik  sebesar 2,0 persen pada kuartal ketiga.

Dalam laporan tersebut tingkat yang mengukur produktivitas tenaga kerja AS tersebut meningkat ke level 106,62 indeks poin dari kenaikan bulan sebelumnya di level 106,11 indeks poin. Sebelumnya para ekonom telah memperkirakan produktivitas meningkat sekitar 1,5 persen dibandingkan dengan pertumbuhan 2,3 persen yang telah dilaporkan untuk kuartal sebelumnya.

United States Productivity

Peningkatan yang  terus pada produktivitas ini meningkat dalam  output per jam, dan ini membantu untuk lebih meringankan penurunan  tajam hingga 4,5 persen pada kuartal pertama tahun 2014 ini. Selain itu laporan produktivitas ini juga menunjukkan peningkatan penting lain yang melompat 4,4 persen pada kuartal ketiga setelah melonjak naik 5,5 persen pada kuartal kedua.

Sementara itu, Departemen Tenaga Kerja telah menaikkan biaya unit tenaga kerja sebesar 0,3 persen, rebound moderat dalam biaya tenaga kerja pada kuartal ketiga ini mencerminkan kenaikan 2,3 persen pada kompensasi per jam, yang cocok dengan pertumbuhan terlihat pada kuartal sebelumnya. Kompensasi riil per jam naik 1,2 persen pada kuartal ketiga setelah jatuh 0,7 persen pada kuartal kedua.

Jika dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu, produktivitas hanya meningkat sebesar 0,9 persen pada kuartal ketiga dengan kenaikan pada produksi 3 persen dan juga  jam kerja yang naik sebesar 2,1 persen. Biaya unit tenaga kerja naik sebesar 2,4 persen tahun-ke tahun pada kuartal ketiga di tengah kenaikan 3,3 persen pada kompensasi per jamnya.