PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 16/11/2016 – Penjualan ritel AS melonjak pada Oktober, menunjukkan belanja konsumen berkelanjutan dan kekuatan ekonomi pada kuartal keempat tahun ini, Departemen Perdagangan melaporkan Selasa.

Penjualan ritel naik 0,8 persen dari bulan sebelumnya ke tingkat disesuaikan secara musiman 465,9 miliar dolar AS pada Oktober, setelah direvisi naik satu persen pada September, kata Departemen Perdagangan.

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, total penjualan ritel naik 4,3 persen pada bulan lalu.

Pembelian kendaraan bermotor dan suku cadang naik 1,1 persen pada Oktober, penjualan barang-barang olahraga, hobi, buku dan toko-toko musik naik 1,3 persen, serta penjualan eceran dalam jaringan (online) naik 1,5 persen. Tidak termasuk penjualan mobil yang volatil, total penjualan ritel naik 0,8 persen pada bulan lalu, kata Departemen Perdagangan.

Karena belanja konsumen merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi AS, data penjualan ritel yang kuat pada Selasa menunjukkan penguatan ekonomi yang berkelanjutan pada kuartal keempat tahun ini yang akan membuka jalan bagi Federal Reserve untuk menaikkan suku bunganya pada Desember.

Ekonomi AS tumbuh di tingkat tahunan sebesar 2,9 persen pada kuartal ketiga tahun ini, mengalahkan ekspektasi pasar 2,6 persen dan lebih tinggi dari 1,4 persen pada kuartal sebelumnya, menurut Departemen Perdagangan.

Wakil Ketua Fed Stanley Fischer mengatakan pekan lalu bahwa alasan untuk menghapus akomodasi moneter secara bertahap adalah “cukup kuat”, menyatakan bahwa bank sentral sedikit lebih dekat ke kenaikan suku bunga lagi di pertemuan kebijakan berikutnya pada 13-14 Desember.

Sebagian besar pejabat Fed telah mengindikasikan bahwa mereka akan mendukung kenaikan suku bunga lagi sebelum akhir tahun jika ekonomi AS tetap di jalurnya.