PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 18/02/2019 –  Harga minyak mentah pada pagi hari ini (18/2) masih lanjut menguat.

Hingga pukul 09:00 WIB, harga minyak jenis Brent kontrak April naik sebesar 0,17% ke posisi US$ 66,36/barel, setelah sebelumnya juga menguat 2,6% akhir pekan lalu (15/2).

Sementara harga minyak jenis lightsweet (WTI) kontrak Maret juga menguat sebesar 0,18% ke level US$ 55,89/barel, setelah ditutup naik 2,54% pada perdagangan sebelumnya.

Selama sepekan harga minyak tercatat naik sekitar 7,26% secara point-to-point. Sedangkan sejak awal tahun, harga si emas hitam masih tercatat naik sekitar 23%.

kontak perkasa

Selain karena rencana pengurangan pasokan oleh Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang sudah mulai direalisasikan sejak awal tahun, pasokan minyak dari Arab Saudi juga berpotensi terpangkas lebih dalam.

Pada hari Jumat (15/2), perusahaan minyak asal Arab Saudi, Saudi Aramco melaporkan bahwa sebagian fasilitas produksi di ladang minyak lepas pantai Safiniyah terpaksa berhenti akibat terputusnya kabel listrik utama yang mengaliri listrik ke anjungan, mengutip Reuters.

kontak perkasa

Padahal, ladang minyak Safiniyah memiliki kapasitas produksi sebesar 1 juta barel/hari. Hingga malam hari kemarin, belum ada kabar kapan fasilitas produksi di area tersebut bisa kembali berproduksi secara penuh.

Di sisi lain, masih berlakunya sanksi Amerika Serikat (AS) atas Iran dan Venezuela juga turut menghambat pasokan minyak di pasar global.

Namun demikian perusahaan energi Baker Huges pada akhir pekan lalu mengatakan bahwa jumlah rig minyak aktif di AS pada minggu lalu meningkat 1 unit, menjadi 857.

Artinya, jumlah rig saat ini meningkat dari tahun lalu dimana jumlahnya kurang dari 800.

Meningkatnya jumlah rig yang aktif di AS mengindikasikan bahwa produksi minyak Negeri Paman Sam masih akan terus meningkat dan membanjiri pasokan minyak dunia.

kontak perkasa

Hal tersebut memberi sentimen negatif bagi keseimbangan fundamental yang dapat meneka harga minyak.