PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 09/03/2017 –  Pasar saham Australia dibuka hampir datar pada Kamis, sedikit menurun dengan sektor-sektor memperlihatkan hasil yang beragam.

Pada pukul 10.55 waktu setempat, indeks S&P/ASX 200 turun 7,00 poin atau 0,12 persen menjadi berada di 5.752,70 poin, sementara indeks All Ordinaries kehilangan 9,50 poin atau 0,16 persen menjadi 5.790,70 poin.

“Bank-bank besar bergerak cukup kuat saat ini,” kata analis pasar CommSec, Steven Daghlian.

“Tapi ada dua sektor yang menahan pasar kembali, yaitu sektor tambang dan energi dan itu sebagian besar telah didorong oleh harga komoditas yang lebih lemah.”

Ada jauh lebih besar kenaikan daripada yang diharapkan dalam persediaan minyak di AS, yang telah mengakibatkan lebih banyak pasokan dan harga lebih rendah, dan itu menempatkan tekanan pada saham-saham energi Australia.

Demikian pula, harga bijih besi yang membebani sektor pertambangan.

The commonwealth Bank naik 0,60 persen, National Australia Bank terangkat 0,78 persen, Westpac naik 1,16 persen dan ANZ menambahkan 0,51 persen.

BHP Billiton turun 3,85 persen, Rio Tinto tergelincir 1,53 persen, Fortescue Metals turun 2,00 persen dan Newcrest lebih tinggi 0,33 persen.

Woodside Petroleum turun 0,73 persen, Santos kehilangan 3,01 persen dan Oil Search 1,15 persen lebih rendah.

Wesfarmers beringsut lebih tinggi pada 0,16 persen dan Woolworths menambahkan 0,15 persen.

Qantas menguat 0,94 persen, Telstra naik 0,11 persen dan saham CSL naik 0,39 persen.

KONTAK PERKASA FUTURES