PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 05/06/2017 – Pasar saham Australia dibuka melemah pada Senin, dengan saham-saham perbankan mengalami penurunan tajam.

Pada pukul 10.35 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 42,50 poin atau 0,73 persen menjadi 5.745,60 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 37,50 poin atau 0,64 persen menjadi 5.783,60 poin.

“Karena volume perdagangan yang rendah, indeksnya agak sulit dibaca saat ini,” kata ahli strategi pasar CMC Markets, Michael McCarthy, menjelaskan, Senin.

“Tapi ada tekanan yang jelas terhadap sektor keuangan, di situlah indeks kehilangan fokus,” katanya.

Menurut McCarthy, data pekerjaan yang mengecewakan di AS pada Jumat (2/6), telah membawa investor ke kenyataan, “dunia lebih lemah dari yang diperkirakan dan bank kita sangat terpapar dengan ini.”

“Sektor keuangan sekarang hampa dan bank-bank membutuhkan pertumbuhan yang sistematis untuk mengembalikan buku pinjaman mereka ke jalur semula,” kata McCarthy.

Penurunan harga minyak juga membebani saham energi.

Commonwealth Bank turun 1,52 persen, Westpac Bank anjlok 2,39 persen, National Australia Bank merosot 2,02 persen dan ANZ kehilangan 1,98 persen.

Rio Tinto turun 1,42 persen, BHP jatuh 2,12 persen, Fortescue Metals turun tipis 0,11 persen, sementara Newcrest Mining melonjak 2,11 persen.

Woodside Petroleum turun 1,41 persen, Santos tergelincir 0,92 persen dan Oil Search merosot 1,97 persen. Wesfarmers lebih rendah pada 0,76 persen dan Woolworths juga turun 0,91 persen.

Telstra tetap datar pada 0,00 persen, Qantas turun 1,45 persen dan CSL sedikit lebih tinggi pada 0,02 persen.

PT KONTAK PERKASA