PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 13/12/2018 – Setiap hari, perdagangan di pasar berjangka didominasi oleh Commercials dan besarnya sekitar 60%. Sedangkan sisanya, para spekulator 40%. Para pelaku pasar emas dibagi menjadi dua kelompok; Commercials dan Speculators (Large dan Small). Perilaku kedua kelompok itu berbeda-beda, sesuai dengan karakter dan tujuannya ikut berpartisipasi dalam perdagangan di pasar berjangka emas.

 PT Kontak Perkasa

Pelaku Pasar Berjangka Emas #1: Commercials

Kelompok Commercials adalah mereka yang berhubungan dengan emas fisik. Commercials juga dibagi menjadi tiga; mereka adalah para produsen emas, pemakai (pembuat perhiasan dan sejenisnya) dan Swap Dealers.

  • Para produsen emas selalu fokus untuk melindungi produksi emasnya dari kejatuhan harga. Oleh sebab itu, posisi net nya selalu short. Dengan demikian, jika harga emas turun di kemudian hari, maka kerugian itu tertutupi dengan posisi short di bursa berjangka. Harapannya, emas yang akan dijual nanti akan sudah terlindung harganya dengan posisi short tersebut.
  • Sedangkan para pemakai emas (yaitu para pembuat perhiasan, pembuat barang elektronik dan sejenisnya) takut kalau harga emas naik pada saat mereka mau membeli bahan baku mereka, yaitu emas. Oleh sebab itu, mereka cenderung untuk melakukan hedging dengan posisi long.
  • Dan Swap Dealer, perilakunya mirip dengan produsen dan seringkali (tidak selalu) punya posisi short.

 

Pelaku Pasar Berjangka Emas

 

Commercials sering disebut smart money, karena:

  • Mereka tahu fundamental dari pasar emas. Mereka punya data lengkap, termasuk siklus bulanan.
  • Mereka punya kapital yang cukup, baik cash atau jalur credit lines.
  • Bursa tidak membatasi jumlah posisi kontrak.
  • Bagi produsen, mereka punya produksi emas fisik. Dan bagi pengguna, mereka punya kebutuhan fisik emas. Kebutuhan mereka riil, bukan untuk spekulasi.

 

Pelaku Pasar Berjangka Emas #2: Speculators

Lalu ada para Speculators. Mereka bukan pemain emas fisik, melainkan hanya memperdagangkan kontrak-kontrak turunan yang didasarkan dari emas fisik. Mereka juga tidak mengkhususkan diri untuk mengelola dana kontrak emas saja. Mereka adalah para Fund Manager, Hedge Fund, dana pensiun dan spekulator retail. Spekulator besar didominasi oleh Managed Money. Dari namanya bisa diterka, isinya adalah uang kelolaan dana asuransi, dana pensiun, dll.

Saat ini para spekulator juga sudah mempunyai bekal pengetahuan tentang fudamental harga emas, siklusnya dan lain-lainnya seperti pengetahuan yang dimiliki oleh Commercials. Namun, untuk poin-poin lainnya, Speculators masih belum memilikinya. Dalam permainannya, para Speculators berpotensi kalah nafas, jika harus melawan Commercial Traders, sehingga harus cermat dalam melakukan perdagangan emas.

Untuk melakukan pemantauan terhadap posisi para Commercials, setiap minggu Chicago Mercantile Exchange melaporkan Commitments of Traders untuk dibaca oleh para pelaku pasar berjangka untuk emas. Mengapa penting sekali? Karena COT mencerminkan posisi Commercials dan Speculators di bursa berjangka emas. Contohnya dapat diakses pada situs CFTC.