KPF BALI 21/11/14 -Bursa saham Jepang pada perdagangan terakhir minggu ini terpantau mengalami penurunan yang cukup signifikan (21/11). Pergerakan di bursa saham Jepang melemah setelah kenaikannya melambat pada perdagangan hari Kamis kemarin. Kemarin bursa saham Jepang ditutup dengan kenaikan yang amat tipis.

Saham-saham eksportir tampak bergerak mixed pada perdagangan hari ini. Nilai tukar yen rebound dari level paling rendahnya dalam tujuh tahun meskipun masih berada di kisaran 118 per dollar pagi ini. Hari ini harga saham Honda mengalami kenaikan sebesar 12 yen atau 0.4 persen.

Sementara itu saham Nissan  tampak mengalami penurunan sebesar 1 persen. Saham Suzuki juga ikutan melemah sebesar 1 persen. Saham Softbank melanjutkan penurunan yang terjadi kenari, dan hari ini melemah sebesar 9 yen menjadi 7741 yen.

Pagi ini indeks spot Nikkei tampak mengalami penurunan yang cukup signifikan. indeks spot Nikkei dibuka turun 82.06 poin atau 0.47 persen menjadi 17218.80 poin. Indeks Topix yang cakupannya lebih luas mengalami penurunan 0.35 persen menjadi 1392.81 poin.

Indeks Nikkei 225 berjangka pagi ini tampak mengalami pembukaan di posisi 17275. Indeks berjangka Nikkei dibuka naik tipis saja sebesar 5 poin dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks berjangka di bursa saham pada perdagangan hari ini akan mengalami pergerakan yang melemah. Potensi koreksi di bursa Jepang mulai terbuka karena para investor jelang akhir pekan memutuskan untuk melakukan aksi ambil untung. Hari ini indeks Nikkei akan mengetes level resistance pada 17300 – 17420 poin.

Sementara itu jika mengalami pergerakan melemah lanjutan, Nikkei akan menemui level support di 17100 poin. Untuk perdagangan hari Rabu kemarin level terendah dan tertinggi yang sempat dicapai Nikkei adalah 17125 – 17470 poin.