KPF BALI 12/05/16 – Minyak menghentikan kenaikan setelah ditutup pada level tertinggi dalam enam bulan seiring stok minyak mentah AS jatuh di tengah terganggunya pasokan dari Kanada ke Nigeria.

Minyak berjangka turun sebanyak 1% di New York setelah naik 6,4% dua sesi sebelumnya. persediaan AS turun 3,4 juta barel pekan lalu, penurunan pertama dalam lebih dari sebulan, sementara stok di Cushing, Oklahoma, yang merupakan hub penyimpanan terbesar AS, naik ke rekornya, data pemerintah menunjukkan Rabu. Kanada yang merupakan produsen minyak pasir mulai melanjutkan proses operasinya setelah kebakaran hutan yang memaksa menghentikan produksinya.

Miyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni turun sebanyak 45 sen menjadi $ 45,78 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di $ 45,93 pada 09:07 pagi waktu Hong Kong. Kontrak naik $ 1,57 menjadi ditutup pada $ 46,23 pada hari Rabu, level penutupan tertinggi sejak 4 November. Jumlah volume perdagangan sekitar 60% di bawah rata-rata 100-hari. Harga telah meningkat lebih dari 70% sejak level rendah Februari.

Minyak Brent untuk pengiriman Juli, turun sebanyak 50 sen, atau 1,1 persen, ke level $ 47,10 per barel di ICE Futures exchange yang berbasis di London Eropa setelah naik 9,1% dua sesi sebelumnya. Kontrak naik $ 2,08 ke $ 47,60 pada hari Rabu. Acuan Minyak mentah global ditransaksikan lebih tinggi sebesar 53% hingga Juli dibanding WTI.(yds)

Sumber: Bloomberg