PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 20/07/16 – Minyak berjangka jatuh pada hari Selasa, dengan minyak acuan AS menetap di level 10 minggu terendah.

Para pedagang resah atas berlimpahnya stok minyak mentah dan produk minyak bumi serta potensi perlambatan untuk permintaan energi di belakang prospek ekonomi global yang lebih rendah dari IMF.

Agustus mentah West Texas Intermediate turun 59 sen, atau 1,3%, untuk menetap di level $ 44,65 per barel di New York Mercantile Exchange, setelah kehilangan 1,6% sehari sebelumnya. Itu merupakan level penutupan terendah sejak 9 Mei silam. Kontrak WTI Agustus berakhir di level penetapan Rabu, yang mana sering membuat volatilitas perdagangan terjadi.

Brent September di bursa ICE Futures London turun 30 sen, atau 0,6%, berakhir di level $ 46,66 per barel.

Minyak berjangka jatuh pada hari Senin setelah keterangan bahwa kudeta di Turki selama akhir pekan tidak menghambat aliran minyak dan gas alam. Setiap gangguan pasokan di pasar yang saat ini sudah memiliki pasokan yang cukup akan diambil guna melegakan surplus saat ini. (Tra)

Sumber: MarketWatch – PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI