KPF BALI 07/06/16 – Minyak berjangka menetap lebih tinggi pada hari Senin, rebound dari penurunan di pekan lalu di tengah gangguan pasokan yang sedang berlangsung di Kanada dan Nigeria. Harga telah memangkas beberapa gain sebelumnya setelah Ketua Federal Reserve AS Janet Yellen, dalam pidatonya Senin, gagal untuk menyingkirkan peningkatan suku bunga pada pertemuan bank sentral akhir bulan ini.

Minyak mentah WTI Juli, menetap di level $ 49,69 per barel di New York Mercantile Exchange, naik $ 1,07, atau 2,2%. Harga, yang turun 1,4% pekan lalu, menetap pada level tertinggi sejak Juli.(yds)
Sumber: MarketWatch