KPF BALI 10/06/16 – MSCI Asia Pacific Index menuju penurunan tertajam sejak 19 Mei dan mengupas keuntungan mingguan ketiga. Produsen komoditas memimpin penurunan setelah harga logam industri dijual lebih murah pada Kamis kemarin, sementara emas jatuh dan minyak mentah AS dijual di bawah $ 51 per barel.

Menjelang pertemuan Fed dan BOJ pekan depan, dan referendum di Inggris seminggu setelah itu membuat para investor tidak ada yang mau mengambil risiko untuk saat ini.

Saham

Indeks Euro Stoxx 50 turun kurang dari 0,1 persen pada 07:03 waktu London. Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,9 persen, mengurangi pendakian satu minggunya sebesar 0,4 persen. Indeks Topix Jepang turun 0,5 persen, sedangkan indeks Kospi di Seoul turun 0,3 persen.

Saham-saham perusahaan pertambangan dan produsen energi memimpin penurunan indeks S & P / ASX 200 Australia yang turun 1 persen, setelah Bloomberg Commodity Index tergelincir dari level tertinggi sejak Oktober di sesi terakhir. Hang Seng China Enterprises Indeks jatuh untuk pertama kalinya dalam 10 hari di Hong Kong untuk mengakhiri kemenangan beruntun terpanjang sejak 2007. Bursa saham di Tiongkok dan Taiwan ditutup untuk liburan.

Mata Uang

The Bloomberg Dollar Spot Index, yang melacak greenback terhadap 10 mata uang utama, naik hari kedua, menambahkan 0,2 persen setelah menguat 0,4 persen pada hari Kamis. Indeks ini sedang menuju penurunan mingguan kedua berturut-turut, turun 0,3 persen. The Fed bertemu 15 Juni sedangkan BOJ bersidang hari berikutnya.

Sterling menuju penurunan mingguan kedua terhadap dolar sebelum referendum tanggal 23 Juni tentang apakah akan tetap di Uni Eropa atau tidak.

Yen sedikit berubah pada 107,08 per dolar. Dolar Australia bergabung dengan won Korea dan ringgit Malaysia mengalami penurunan, anjlok 0,2 persen memangkas keuntungan dalam seminggu menjadi 0,6 persen. won melemah 0,8 persen, setelah naik selama enam hari setelah Bank of Korea secara tak terduga memotong suku bunga pada hari Kamis.

Imbal hasil obligasi 10-tahun patokan Jepang jatuh ke rekor rendah di minus 0,155 persen.

Komoditas

Harga minyak mentah di New York turun 0,7 persen menjadi $ 50,19 per barel di hari kedua penurunannya, memotong keuntungan satu pekan menjadi 3,2 persen. The Bloomberg Commodity Index tergelincir 0,4 persen. Emas untuk pengiriman segera turun 0,4 persen menjadi $ 1,265.33 per ounce. Platinum dan paladium turun lebih dari 0,7 persen. Tembaga naik 0,2 persen, pemangkasan kerugian mingguan menjadi 3,5 persen.(Tra)