PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 12/09/16 –  Bursa saham Asia tergelincir mengikuti bursa saham global pada pembukaan perdagangan Jumat (9/9/2016). Pelemahan ini terjadi setelah Bank Sentral tidak memberikan petunjuk kebijakan apa yang bakal diambil. Harga minyak yang naik juga menjadi pemicu.

MSCI Asia Pasifik di luar Jepang jatuh 0,4 persen, mewakili penurunan seluruh indeks MSCI di dunia.

Indeks Nikkei Jepang juga turun 0,2 persen, menghapus keuntungan setelah laporan dari Korea Utara terkait percobaan nuklir.

Sementara di Wall Street, S&P 500, SPX kehilangan 0,22 persen, dipicu penurunan saham Apple karena pasar kecewa pada iPhone terbaru. Meski saham energi naik, tak mampu membantu penguatan indeks saham Wall Street.

Presiden ECB Mario Draghi, berbicara setelah bank sentral menahan kebijakannya seperti yang diharapkan. Bank melihat pilihan untuk memungkinkan untuk mengejar program pencetakan uang.

Investor yang kecewa adalah mereka yang sedang menginginkan tindaka segera, termasuk perpanjangan atau perluasan rencana saat ini, atau pada petunjuk paling jelas dari tindakan masa depan.

“Kenaikan suku bunga di September sepertinya mustahil,” ujar Hiroko Iwaki, senior bond strategist di Mizuho Securities dilansir