PT KONTAKPERKASA FUTURES BALI 28/01/2020 – Bursa saham global terus berguguran sejalan dengan merebaknya wabah Virus Corona ke beberapa negara sehingga berpotensi membuat kondisi perekonomian global mengalami perlambatan.

Bursa saham di Wall Street Amerika Serikat (AS) pada penutupan Senin (27/1/2020) berguguran, indeks utama saham seperti Dow Jones (DJIA) amblas 1,57%, sementara S&P 500 terpangkas 1,57% dan Nasdaq terjungkal hingga 1,89%.

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga cenderung menjual saham sehingga menyebabkan penurunan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). pada penutupan bursa sesi I, IHSG mengalami koreksi 60 poin atau 0,99% ke level 6.072.

Hingga pukul 15:00 WIB, situasi bursa saham membaik dengan koreksi pada IHSG yang menipis dengan hanya berkurang 28 poin pada atau -0,47% ke level 6.104.

Pelaku pasar sempat khawatir wabah yang berasal dari kota Wuhan china tersebut akan memukul ekonomi China yang menjadi tujuan ekspor nonmigas terbesar Indonesia saat ini. sepanjang tahun 2019 nilai ekspor non migas ke Negeri Tirai Bambu mencapai USD 25,85 miliar (16,68%).

Melihat ketidakpastian yang terjadi di tengah kondisi yang tak menentu, investor bursa secara cermat perlu memilih sektor-sektor tertentu yang tahan banting sebagai portofolio investasi.

Berikut tiga sektor yang patut diperhatikan kala sentimen global cenderung negatif:

Barang Konsumsi
Konsumsi masyarakat seperti makanan, minuman, barang-barang kebutuhan tahan lama akan cenderung kebal terhadap gejolak sekala global karena akan terus dikonsumsi.

Saham-saham yang dapat dipilih: PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT CBP Indofood Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Mayora Indah Tbk (MYOR).

Infrastruktur
Sektor infrastruktur patut dipertimbangkan karena dampaknya kondisi global terbilang minim mempengaruhi sektor tersebut karena bisnisnya ada di dalam negeri.

Beberapa industri didalamnya terbilang vital sehingga sangat dibutuhkan oleh masyarakat didalam kehidupan sehari-hari. Saham-saham yang patut dicermati pada sektor tersebut ialah: industri telekomunikasi,industri jalan toll, infrstruktur energi.

Saham-saham yang patut dicermati: PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

Industri Dasar
Bisa dikatakan sektor ini menunjang kegiatan pembangunan sektor infrastruktur dan konsumsi masyarakat. Industri yang berpotensi bertahan pada sektor tersebut seperti semen dan pakan ternak (poultry).

Saham-saham yang dapat dipilih: PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA). Smber : cnbcnews