PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 18/06/2019 – Indeks Shanghai dibuka menguat 0,12% ke level 2.891,09, sementara indeks Hang Seng naik 0,23% ke level 27.289,7 pada perdagangan Selasa (18/6/2019).

Rilis data ekonomi China yang menggembirakan sukses memantik aksi beli di bursa saham China dan Hong Kong. Pada pagi hari ini, harga rumah baru periode Mei 2019 diumumkan melejit hingga 10,7% secara tahunan atau sama dengan pertumbuhan periode April 2019, dilansir dari Trading Economics.

Pertumbuhan pada bulan Mei tersebut merupakan yang tertinggi setidaknya dalam 1 tahun terakhir.

Terlepas dari perang dagang dengan AS yang memanas dalam beberapa waktu terakhir, ternyata daya beli dari masyarakat China masih relatif kuat, dibuktikan dengan pesatnya kenaikan harga rumah baru di sana.

Di sisi lain, sentimen negatif yang menyelimuti perdagangan di bursa saham China dan Hong Kong adalah potensi eskalasi perang dagang AS-China. Pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dengan dengan Presiden China Xi Jinping di gelaran KTT G-20 pada akhir bulan ini di Jepang masih juga belum jelas.

Semakin mendekati akhir bulan Juni, belum ada kepastian jika keduanya akan bertemu, walau memang Washington masih ingin kedua pemimpin negara bertemu guna membuka jalan menuju damai dagang.

“Namun belum ada proses formalisasi,” ujar Lawrence Kudlow, Penasihat Ekonomi Gedung Putih, mengutip Reuters.
Sebelumnya, pejabat senior di lingkungan pemerintahan China mengungkapkan bahwa Beijing bahkan belum melakukan apapun terkait rencana pertemuan Trump-Xi.

“Bagi China, yang penting adalah protokol dan bagaimana beliau dihormati. China tidak ingin Xi pergi ke sebuah pertemuan yang akan mempermalukan dirinya,” tegas sang pejabat, dikutip dari Reuters.

Sekedar mengingatkan, Trump sebelumnya sudah mengancam bahwa dirinya akan akan membebankan bea masuk tambahan bagi produk impor asal China jika Xi sampai tak menemuinya di sela-sela KTT G-20 nanti.

Pada hari ini, tidak ada data ekonomi yang dijadwalkan dirilis di Hong Kong.

Smber : cnbcnews