PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 28/09/16 – Yen menguat di awal sesi Asia pada hari Rabu, dengan investor mencatat komentar dari seorang pejabat penting Fed dan memikirkan situasi pemilihan presiden AS setelah debat pertama dari tiga debat yang dijadwalkan jelang poling awal November.

USD/JPY berpindah ke 100,33, turun 0,09%, sedangkan AUD/USD diperdagangkan pada 0,7699, mendatar.

Sebelumnya, Wakil Ketua Federal Reserve Stanley Fischer mengatakan Selasa bahwa ekonomi AS telah mulai menghasilkan upah pekerjaan yang lebih baik, tetapi hal tersebut harus lebih tinggi lagi.

“Akhirnya pendapatan orang yang bekerja mulai naik lebih cepat daripada penghasilan orang yang lebih tinggi” dalam skala pendapatan, kata Fischer saat menjawab pertanyaan di Howard University setelah pidato. Mantan kepala ekonom IMF itu mengatakan komentarnya bersifat umum dan ketika ditanya tentang kemungkinan ekonomi tanpa suku bunga, ia mengatakan: “Saya tidak menyukainya.” Namun dia mengatakan tujuan tingkat suku bunga itu bukan tentang kebijakan moneter di AS.

Juga dalam radar pasar, anggota OPEC, yang dipimpin oleh Arab Saudi dan eksportir minyak mentah utama lainnya di Timur Tengah, seperti Iran dan Irak, akan bertemu produsen non-OPEC Rusia di Forum Energi Internasional di Aljazair pada hari Rabu 21.00 WIB.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, terakhir dikutip pada 95,35.

Semalam, dolar terdorong lebih tinggi terhadap mata uang utama lainnya, setelah data menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen AS secara tak terduga melonjak pada bulan September ke level tertinggi lebih dari sembilan tahun didorong oleh optimisme tinggi atas kekuatan ekonomi.

The Conference Board mengatakan indeks kepercayaan konsumen naik menjadi 104,1 bulan ini dari pembacaan 101,8 pada bulan Agustus, angka itu direvisi dari laporan sebelumnya 101,1. Hal itu merupakan level tertinggi sejak Agustus 2007. Para analis telah memperkirakan indeks tergelincir ke 99,0 pada bulan September.

Greenback juga temukan dukungan dengan analis menganggap bahwa Hillary Clinton melakukan debat yang lebih baik daripada pesaingnya Donald Trump dalam debat calon Presiden kemarin.

Pasar cenderung melihat Clinton sebagai calon status quo, sementara sedikit yang yakin apakah presiden Trump mungkin lebih berarti bagi transaksi perdagangan internasional atau ekonomi AS. Pasar saat ini menghargai kesempatan 8,3% dari kenaikan suku bunga pada pertemuan bulan November, berdasarkan Perangkat Pemantau Suku Bunga Fed

(Sumber. investing.com)