PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 27/06/16 – Pada awal perdagangan bursa Hong Kong Kamis (23/06), indeks Hang Seng dibuka flat, saat ini terpantau turun tipis -6,65 poin atau -0,03% pada 20788.47. Pelemahan indeks Hang Seng terpicu kehati-hatian investor menjelang referendum 23 Juni untuk kepastian keanggotaan Inggris di Uni Eropa dan pelemahan minyak mentah.

Lihat : Bursa Hong Kong 21 Juni Berakhir Kuat Terbantu Harapan Bremain

Sebuah jajak pendapat yang dipublikasikan pada hari Rabu menunjukkan data statistik, dengan kubu Brexit pada 45 persen, hanya unggul satu poin dari kubu Bremain, dengan 9 persen ragu-ragu. Oddsmakers, bagaimanapun, melihat keuntungan yang jelas untuk sisi Bremain.

Investor juga terus mengawasi hari kedua testimoni Ketua Federal Reserve As Janet Yellen kepada Kongres. Dia mengulangi komentarnya dari Selasa, di mana ia mengecilkan risiko resesi, dan menunjukkan Brexit akan mengguncang pasar global.

Harga minyak mentah berakhir turun lebih dari 1 persen pada akhir perdagangan hari Rabu di AS setelah penarikan persediaan AS lebih kecil dari yang diperkirakan dan di tengah kegelisahan menjelang pemungutan suara pada apakah Inggris tetap atau meninggalkan Uni Eropa.

Harga minyak mentah berjangka AS turun 72 sen, atau 1,4 persen, untuk menetap di $ 49,13. WTI terakhir diperdagangkan turun 73 sen pada $ 49,12. Sedangkan harga minyak mentah Brent akhirnya turun 74 sen, atau 1,5 persen, pada $ 49,88 per barel, dan terakhir diperdagangkan turun 73 sen pada $ 49,89. Lihat : Harga Minyak Mentah Merosot Lebih 1 Persen

Pada awal perdagangan pagi ini, saham-saham yang turun tertinggi adalah saham China Shenhua Energy Co Ltd yang turun -2,47 persen, saham China Petroleum & Chemical Corp turun -2,00 persen, saham CNOOC Ltd turun -1,64 persen, saham Tencent Holdings Ltd turun -1,24 persen, saham Wharf Holdings Ltd/The turun -0,66 persen.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng pagi ini terpantau turun -16,00 poin atau -0,08% pada 20,727.00, turun dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 20,743.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan indeks Hang Seng selanjutnya berpotensi melemah terbatas dengan kehati-hatian investor jelang Referendum Inggris dan ekonomi Tiongkok. Indeks Hang Seng diperkirakan akan bergerak di kisaran Support 20.246-19.785 dan kisaran Resistance 21.213-21.711.- PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI