PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 05/12/2016 – Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin, dibuka naik tipis sebesar 1,04 poin seiring dengan kondisi keamanan dan ekonomi di dalam negeri yang kondusif.

IHSG BEI dibuka menguat 1,04 poin atau 0,02 persen menjadi 5.246,78. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau LQ45 bergerak turun 1,02 poin (0,12 persen) menjadi 879,54.

Vice President Research and Analysis Valbury Asia Securities Nico Omer Jonckheere di Jakarta, Senin mengatakan bahwa pasca aksi doa bersama yang berlangsung kondusif kembali membuka perluang kenaikan IHSG.

“Kenaikan IHSG juga didukung oleh probabilitas kenaikan IHSG di Desember dalam 10 tahun terakhir, dengan demikian terbuka bagi indeks BEI untu bergerak naik pada bulan ini,” katanya.

Namun, lanjut dia, masih adanya risiko pelemahan pada nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dapat menahan laju IHSG lebih tinggi. Depresiasi mata uang domestik itu masih mejadi kekhawatiran pelaku pasar saham.

“Apresiasi dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia, termasuk rupiah seiring dengan kemungkinan bank sentral Amerika Serikat menaikkan suku bunganya,” katanya.

Analis Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya menambahkan bahwa kondisi ekonomi Indonesia pada kuartal keempat ini yang masih tumbuh merupakan peluang bagi investor untuk melakukan akumulasi pembelian saham.

“Data perekonomian domestik yang telah dilansir cukup kondusif, pasar saham merespon situasi itu,” katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Hang Seng menguat 20,03 poin (0,09 persen) ke level 22.584,85, indeks Nikkei turun 104,22 poin (0,57 persen) ke level 18.321,86, dan Straits Times menguat 0,70 poin (0,02 persen) posisi 2.920,02.