PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 06/10/16 – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung melaju ke zona positif. Data yang dihimpun RTI menunjukkan, pada pukul 09.14 WIB, indeks mencatatkan kenaikan 0,45% menjadi 5.444,87.

Kenaikan indeks pagi ini disokong oleh kenaikan sembilan sektor. Adapun tiga sektor yang mencatatkan kenaikan terbesar di antaranya: sektor pertambangan naik 1,01%, sektor keuangan naik 0,74%, dan sektor barang konsumen naik 0,65%.

Sementara itu, terdapat 127 saham yang yang bergerak positif. Sementara, 53 saham tertekan dan 58 saham lainnya diam di tempat.

Volume transaksi perdagangan pagi ini melibatkan 772,264 juta saham dengan nilai transaksi Rp 427,040 miliar.

Saham-saham yang pagi ini menghuni posisi top gainers indeks LQ 45 antara lain: PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik 3,1% menjadi Rp 1.330, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) naik 2,2% menjadi Rp 10.475, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) naik 1,55% menjadi Rp 1.960.

Sedangkan di posisi top losers indeks LQ 45 yakni: PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun 1,52% menjadi Rp 6.500, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) turun 1,4% menjadi Rp 1.760, dan PT Hanson International Tbk (MYRX) turun 1,4% menjadi Rp 1.760.

Meski bergerak positif, investor asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) pagi ini. Nilai net sell asing di seluruh market dan pasar reguler masing-masing mencapai Rp 4,6 miliar dan Rp 10,7 miliar.

Sejalan dengan bursa Asia

Sementara itu, bursa Asia juga dibuka sumringah pada transaksi perdagangan pagi ini (6/10). Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pada pukul 09.11 waktu Tokyo, indeks MSCI Asia Pacific mendaki 0,4%.

Sedangkan berdasarkan data CNBC, indeks Nikkei 225 Stock Average naik 0,76% seiring pelemahan yen terhadap dollar AS. Sekadar informasi, per pukul 08.21 waktu Hong Kong, nilai tukar yen berada di level 103,50 per dollar AS.

Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan naik 0,3%. Indeks acuan Asia lainnya, ASX 200 Australia, naik 0,33%. Sektor energi naik 1,59% dan sektor bahan baku naik 0,58%.

Pasar saham China masih ditutup karena libur nasional.

Kenaikan bursa Asia terjadi seiring dengan lompatan harga minyak dunia mendekati level US$ 50 per barel. Sekadar informasi saja, harga kontrak minyak dunia tercatat turun 0,32% menjadi US$ 49,67 per barel setelah melompat 2% tadi malam.

Harga kontrak minyak Brent juga melaju 0,37% menjadi US$ 51,67 per barel setelah tadi malam naik 1,8%.