PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 24/06/16 - Memantau perkembangan kondisi penghitungan hasil sementara referendum di Inggris untuk menentukan nasib keanggotaan negara itu di Uni Eropa. Dari informasi yang disebar oleh media setempat menunjukkan  dari 382 daerah pemungutan suara negeri tersebut baru 265 yang sudah ketahuan hasilnya, 51,4% pemilih mendukung Brexit dan  48,6% mendukung Inggris tetap di Uni Eropa atau Bremain.

Hasil sementara referendum Brexit ini mengkhawatirkan pelaku pasar keuangan, karena beberapa hari sebelum referendum mereka diyakinkan hasil jajak pendapat yang mendukung Brexit lebih kecil. Kondisi ini membuat perdagangan bursa global masuk dalam zona merah khususnya bursa Asia dan juga pasar valas dimana mayoritas kurs Asia anjlok parah terhadap dollar.

Pada pasar forex sesi Asia juga alami kondisi yang mengejutkan dimana mayoritas rival utama dollar AS anjlok parah khususnya kurs euro dan poundsterling kecuali yen Jepang. Yen jepang mendapat keuntungan sebagai kurs safe haven yang menjadi pilihan pelaku pasar global amankan portofolio trading mereka.

Poundsterling sebagai mata uang Inggris terjun bebas ke posisi terendah sejak tahun 1985, dimana jatuh dibawah kisaran 1.3000 setelah sebelumnya berhasil mencapai kisaran 1.5000. Demikian juga dengan kurs euro terhadap dollar AS jatuh ke posisi terendah dalam 4 bulan terakhir. Selain pasar valas, harga minyak mentah juga anjlok parah. (Tra) – kontak perkasa futures