PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 08/08/16 – Harga timah di bursa Malaysia menguat pada perdagangan Senin (08/08). Kenaikan harga timah terdukung penguatan bursa global yang menguat dipicu penguatan data tenaga kerja AS.

Bursa Saham AS ditutup naik tajam pada akhir perdagangan akhir pekan Sabtu dinihari, dengan S & P dan Nasdaq membukukan dekat tertinggi yang pernah mereka capai, setelah laporan pekerjaan lebih kuat dari perkiraan. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 191,48 poin lebih tinggi, atau 1,04 persen, di 18,543.53. Indeks S & P 500 naik 18,62 poin, atau 0,86 persen, menjadi ditutup pada 2,182.87. Indeks Nasdaq naik 54,87 poin, atau 1,06 persen, ke 5,221.12.

Lihat : Bursa Wall Street Akhir Pekan Naik Tinggi; Nasdaq dan S&P Tertinggi Sepanjang Sejarah

Bursa Saham Eropa memperpanjang kenaikan untuk ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan akhir pekan hari Jumat setelah data pekerjaan AS lebih dari perkiraan.

Indeks Pan-Eropa STOXX 600 selesai dekat tertinggi sesi, menutup 1,05 persen sementara, menyusul hasil mengesankan angka tenaga kerja.

Lihat : Bursa Eropa Akhir Pekan Menguat Setelah Kenaikan NFP AS; Mingguan Masih Negatif

Siang ini terpantau bursa Asia bergerak di zona positif, terdorong penguatan bursa wall Street, setelah data pekerjaan AS naik melebihi perkiraan.

Penciptaan pekerjaan AS naik lebih dari yang diperkirakan untuk bulan kedua berturut-turut pada bulan Juli dan upah naik, memperkuat ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat, dan meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini.

Nonfarm payrolls naik 255.000 pekerjaan setelah direvisi naik 292.000 pada bulan Juni, dengan penciptaan pekerjaan berbasis luas di seluruh sektor ekonomi, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada hari Jumat. Ekonom yang disurvei oleh Reuters telah memperkirakan payrolls meningkat 180.000 pada bulan Juli.

Lihat : Non Farm Payrolls dan Upah Naik Diatas Perkiraan, Proyeksi Kenaikan Suku Bunga AS Menguat

Harga timah di bursa komoditas Malaysia terpantau mengalami kenaikan hari ini. Harga logam industri ini diperdagangkan pada posisi 18.350 dollar per ton, naik sebesar 270 dollar atau 1,5 persen dari penutupan sebelumnya pada 18.080.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga timah Malaysia pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat terbatas dengan potensi penguatan bursa global. Namun perlu dicermati pergerakan dollar AS yang jika terus menguat akan dapat menekan harga timah. Harga akan menghadapi level Resistance di posisi 18.100 dollar dan 18.300 dollar. Akan tetapi jika terjadi penurunan, harga timah akan menghadapi level Support di 17.700 dollar dan 17.500 dollar.