PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 08/02/2017 -Harga Surat Utang Negara (SUN) pada penutupan perdagangan Selasa (7/2) tercatat masih mengalami kenaikan. Berdasarkan situs Indonesia Bond Pricing Agency (IBPA), indeks INDOBeX Government Clean Price naik sebesar 0,08% ke level 111,71 dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya.

Analis Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra menilai, hasil positif dari pelaksanaan lelang penjualan Sukuk Negara mendorong harga SUN, kemarin.

Selain hasil lelang, katalis positif juga berasal dari pergerakan harga Surat Utang Negara di kawasan regional yang juga bergerak naik di tengah kekhawatiran investor terhadap kondisi politik di kawasan Eropa jelang pelaksanaan pemilihan umum di negara Perancis.

Kenaikan harga Surat Utang Negara di kawasan regional mendorong terjadinya penurunan imbal hasil di mana penurunan tersebut terjadi pada sebagian besar Surat Utang Negara kecuali Surat Utang Negara India yang justru mengalami kenaikan.

Secara keseluruhan, pergerakan harga Surat Utang Negara yang mengalami kenaikan pada perdagangan kemarin telah mendorong terjadinya penurunan imbal hasil Surat Utang Negara seri acuan dengan tenor 10 tahun, 15 tahun dan 20 tahun masing-masing sebesar 1 bps di level 7,524%, 7,895% dan 8,094%.

Adapun imbal hasil dari Surat Utang Negara seri acuan tenor 5 tahun relatif bergerak terbatas dan ditutup pada level 7,195%.

Sementara, dari perdagangan Surat Utang Negara dengan denominasi mata uang dollar Amerika, pergerakan imbal hasilnya juga mengalami penurunan seiring dengan penurunan imbal hasil surat utang global di tengah kekhawatiran investor terhadap ketidakpastian politik jelang pemilihan umum di kawasan Uni Eropa.

Imbal hasil dari INDO-20 ditutup turun sebesar 1 bps di level 2,490% setelah mengalami kenaikan harga terbatas sebesar 5 bps. Sementara itu imbal hasil dari INDO-27 dan INDO-47 masing-masing mengalami penurunan sebesar 2 bps di level 3,948% dan 4,884% setelah mengalami kenaikan harga sebesar 15 bps dan 30 bps.

KONTAK PERKASA FUTURES