KPF BALI 12/11/14 – Harga minyak mentah WTI di bursa Nymex pada penutupan perdagangan Selasa 11 November 2014 terpantau ditutup menguat dini hari tadi. Penguatan harga minyak mentah WTI di bursa Nymex dipicu oleh adanya sentimen positif dari pergerakan nilai Dollar AS.

Pergerakan nilai Dollar AS yang melemah pada perdagangan di pasar valuta asing Selasa lalu terpantau memberi sentimen positif cukup kuat pada harga minyak mentah WTI. Relatif bertambah murahnya harga minyak mentah WTI seiring pelemahan Dollar AS tersebut, memicu penguatan daya beli para investor. Dampak dari hal tersebut, harga minyak mentah WTI pun terdorong menguat di Nymex.

Namun, penguatan harga minyak mentah WTI pada perdagangan Selasa lalu terpantau masih cukup terbatasi oleh ekspektasi buruknya demand global. Perekonomian global yang sedang cenderung lesu pada tahun 2014, membuat harga minyak mentah dunia cenderung bearish. Di luar hal tersebut, trend positif Dollar As juga kian memperburuk harga minyak mentah WTI.

Pada penutupan perdagangan Selasa 11 November 2014 di bursa Nymex, harga minyak mentah WTI terpantau ditutup menguat dini hari tadi. Harga minyak mentah WTI berjangka Nymex untuk kontrak Desember 2014 ditutup naik 0,70% ke tingkat harga $77,94/barrel atau menguat $0,54/barrel.

Sementara pada penutupan perdagangan minyak mentah brent di bursa Nymex, harga minyak mentah brent masih harus ditutup melemah dini hari tadi. Harga minyak mentah brent berjangka Nymex untuk kontrak Desember 2014 ditutup turun 0,81% ke tingkat harga $81,67/barrel atau melemah $0,67/barrel.

Analyst Vibiz Research Center memprediksi harga minyak mentah WTI akan cenderung mendapatkan dorongan penguatan pada perdagangan hari ini di Nymex. Hal tersebut dilandasi oleh adanya sentimen positif dari laporan penurunan output minyak mentah OPEC yang turun 300.000 barrel pada Oktober bila dibandingkan September.

Di luar fundamental tersebut, pergerakan juga akan mewaspadai pergerakan Dollar AS dan rilis data EIA dan API. Terkait pergerakan harga, diprediksi harga minyak mentah WTI akan cenderung bergerak menguat untuk mencoba menembus level $78 dengan potensi lanjutan ke $79,25. Namun apabila pergerakan mengalami pelemahan, harga akan mencoba menembus level $76 dengan potensi lanjutan ke level $75.