KPF BALI 21/11/14 –

Harga minyak mentah WTI di bursa Nymex pada penutupan perdagangan Kamis 20 November 2014 terpantau ditutup dengan mengalami penguatan signifikan dini hari tadi. Penguatan harga minyak mentah WTI di bursa Nymex dipicu oleh adanya sentimen positif kuat dari data manufaktur AS.

Penguatan signifikan indeks manufaktur AS yang naik hingga ke level tertinggi dalam 2 dekade terakhir terpantau memicu penguatan signifikan harga minyak mentah WTI Nymex. rilis data yang menunjukan peningkatan data Philadelphia Fed Manufacturing Index dari level 20,7 ke level 40,8 yang membalikan serta jauh dari ekspektasi di 18,3 berdampak pada ekspektasi baiknya demand AS. Dampak dari hal tersebut harga minyak mentah WTI pun melesat signifikan meskipun sektor manufaktur Eropa melemah pada rilis data Kamis lalu.

Rilis data perekonomian AS lainnya pun pada Kamis lalu turut memperkuat sentimen positif pada harga minyak mentah WTI. Laporan dari data existing home sales AS yang naik dari 5,18 juta ke 5,26 juta dan juga membalikan ekspektasi di 5,16 juta memberi sentimen positif cukup kuat pada harga minyak mentah WTI.

Diluar dorongan sentimen perekonomian AS, harga minyak mentah WTI dan brent pada perdagangan Kamis lalu masih terangkat oleh ekspektasi hasil pertemuan OPEC. Ekspektasi para investor akan adanya pemotongan output minyak mentah global oleh OPEC untuk mengangkat harga global, cukup berdampak pada pola bangkitnya harga minyak mentah dunia.

Pada penutupan perdagangan Kamis 20 November 2014 di bursa Nymex, harga minyak mentah WTI terpantau ditutup dengan mengalami penguatan signifikan. Harga minyak mentah WTI berjangka Nymex untuk kontrak Januari 2015 ditutup naik 1,81% ke tingkat harga $75,85/barrel atau menguat $1,35/barrel.

Sementara pada penutupan perdagangan minyak mentah brent di bursa Nymex, harga minyak mentah brent juga ditutup menguat signifikan dini hari tadi. Harga minyak mentah brent berjangka Nymex untuk kontrak Juni 2014 ditutup naik 1,15% ke tingkat harga $81,50/barrel atau menguat $0,93/barrel.

Analyst Vibiz Research Center memprediksi harga minyak mentah WTI masih berpotensi untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini di Nymex. Hal tersebut dilandasi oleh adanya sentimen positif dari ekspektasi akan hasil pertemuan OPEC pekan depan. Terkait pergerakan harga, diprediksi harga minyak mentah WTI akan menguat untuk mencoba menembus level $77 dengan potensi lanjutan ke level $79,50. Sebaliknya apabila terjadi pelemahan, harga akan bergerak mencoba menembus level $75,25 dengan potensi lanjutan ke $73,5.