KPF BALI 02/12/14 -Harga kopi arabika di bursa ICE Futures US pada penutupan perdagangan Senin 1 Desember 2014 terpantau ditutup menguat signifikan. Penguatan harga kopi arabika di bursa ICE Futures US dipicu oleh aksi bargain hunting para investor.

Pergerakan harga kopi arabika di bursa ICE Futures US yang melemah tajam pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu terpantau memicu sentimen positif pada harga kopi arabika. Posisi harga yang telah relatif rendah, mendorong terjadinya penguatan aksi beli di bursa ICE Futures US. Dampak dari hal tersebut, harga kopi arabika pun terdorong menguat Senin lalu.

Selain faktor dorongan aksi bargain hunting, pergerakan harga kopi arabika juga terangkat oleh pergerakan nilai Dollar AS. Nilai Dollar AS yang mengalami pelemahan Senin lalu, membuat harga kopi di bursa ICE Futures US menjadi relatif lebih murah. Seiring menjadi relatif lebih murahnya harga beli kopi arabika, aksi beli pun menguat dan mendorong harga untuk naik.

Diluar faktor pegaruh posisi harga dan nilai Dollar AS, harga kopi arabika juga terdorong menguat oleh data ekspor kopi Brasil. Ekspor kopi Brasil yang dilaporkan turun pada bulan lalu cukup memberikan sentimen positif meskipun bila dibandingkan periode yang sama tahun 2013 mengalami kenaikan.

Pada penutupan perdagangan Senin 1 Desember 2014 di bursa ICE Futures US, harga kopi arabika terpantau ditutup dengan mengalami penguatan signifikan. Harga kopi arabika berjangka ICE Futures US untuk kontrak Maret 2015 ditutup naik 1,57%  ke tingkat harga $190,40/ton atau menguat $2,95/ton.

Sementara pada penutupan perdagangan kopi robusta di bursa LIFFE, harga kopi robusta justru ditutup melemah Senin lalu. Harga kopi robusta berjangka LIFFE untuk kontrak Januari 2015 ditutup turun 0,53% ke tingkat harga $2.063/ton atau melemah $11/ton.

Analyst Vibiz Research Center memprediksi harga kopi arabika akan cenderung kembali menguat pada perdagangan hari ini di bursa ICE Futures US. Hal tersebut dilandasi oleh adanya kabar penurunan ekspor kopi arabika Brasil. Terkait pergerakan harga, diprediksi harga akan menguat untuk mencoba menembus level $194 dengan potensi lanjutan ke $198,5. Sebaliknya apabila terjadi pelemahan, harga akan mencoba menembus level $185 dengan potensi lanjutan ke $182,25.