KONTAK PERKASA FUTURES BALI 22/06/16 – Harga kopi arabica berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan perdagangan Rabu dini hari (21/06) berakhir turun. Penurunan harga kopi arabica terpicu memudarnya kekuatiran cuaca beku yang merusak tanaman kopi arabica.

Kopi arabika berjangka turun karena kekhawatiran atas risiko kerusakan akibat es beku yang dapat merusak tanaman kopi mulai surut.

“Diperkirakan cuaca tidak menyebabkan kerusakan,” kata Carlos Mera, analis komoditas Rabobank. Mera menyatakan adanya harapan untuk sinar matahari dan hujan tersebar di wilayah kopi Brasil selama panen minggu ini dan minggu depan.

Lihat : Harga Kopi Arabica ICE Retreat Dengan Pulihnya Cuaca di Brazil

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan September 2016 ditutup turun pada posisi 1,4095 dollar, turun sebesar -0,35 sen atau setara dengan -0,25 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah dengan potensi cuaca kering yang menguatkan produksi kopi arabica. Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Support di posisi 1,3800 dollar dan 1,3500 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan dihadapi jika terjadi kenaikan harga ada pada posisi 1,4400 dollar dan 1,4700 dollar.kontak perkasa