KPF BALI 27/10/14 –

Harga karet di bursa Tocom pada awal perdagangan sesi siang hari ini, Senin 27 Oktober 2014, terpantau sedang mengalami pergerakan melemah. Pelemahan harga karet di bursa Tocom dipicu oleh kondisi fundamental yang sepi.

Posisi fundamental yang relatif sepi pada perdagangan hari ini terpantau membuat harga karet Tocom mengalami pergerakan melemah. Kekurangan akan faktor fundamental yang dapat kembali menguatkan harga karet, membuat investor diduga cukup terdorong untuk mengambil profit jangka pendek pasca penguatan harga karet pada akhir pekan lalu. Dampak dari hal tersebut, harga karet Tocom sedang melemah pada pagi ini.

Selain faktor sepi dorongan fundamental, pergerakan harga karet juga diduga sedang terfokus pada pergerakan nilai kontrak Oktober yang akan segera jatuh tempo. Adapun posisi harga nilai kontrak Oktober pada awal perdagangan hari ini telah melejit hingga naik 5 Yen dan diduga cukup tersupport oleh upaya peningkatan harga oleh negaranegara eksportir karet.

Meskipun melemah hingga saat ini, pergerakan harga karet di bursa Tocom sedang mendapatkan support positif dari pergerakan nilai Yen di pasar valuta asing. Nilai Yen yang sedang melemah khususnya terhadap Dollar AS, berpotensi memberikan dorongan aksi beli oleh pihak asing.

Pada awal perdagangan sesi siang hari ini di bursa Tocom, harga karet terpantau sedang mengalami pergerakan melemah. Harga karet berjangka Tocom untuk kontrak Maret 2015 sedang turun 0,20% ke tingkat harga 199,1 Yen/kg atau melemah 0,4 Yen/kg.

Sementara pada perdagangan karet di bursa Shanghai Futures Exchange, harga karet juga sedang mengalami pergerakan melemah. Harga karet berjangka SHFE untuk kontrak Januari 2015 sedang turun 0,30% ke tingkat harga 13.215 Yuan.ton atau melemah 40 Yuan/ton.

Analyst Vibiz Research Center memprediksi harga karet Tocom akan berpotensi untuk menguat terbatas pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh adanya sentimen positif dari upaya support harga dari negara eksportir karet dan pelemahan nilai Yen di pasar valuta asing.