PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 09/08/16 – Harga kakao berjangka ICE Futures pada akhir perdagangan Selasa dinihari (09/08) ditutup turun. Pelemahan harga kakao tertekan penguatan dollar AS.

Dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang, setelah data Non Farm Payrolls AS naik di atas perkiraan. Indeks dollar AS menguat 0,12 persen.

Menguatnya dolar AS membuat komoditas kakao yang berbasis dolar ini menjadi lebih mahal dalam mata uang lainnya, sehingga permintaan menurun.

Lihat : Harga Kakao ICE Akhir Pekan Naik 1 Persen; Mingguan Melonjak 6,5 Persen

Di akhir perdagangan dini hari tadi harga kakao berjangka kontrak Desember 2016 yang merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup turun. Harga komoditas tersebut ditutup turun sebesar -12 dollar atau -0,40 persen pada posisi 2.975 dollar per ton.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kakao berjangka untuk perdagangan selanjutnya akan bergerak dalam kecenderungan melemah terbatas dengan potensi penguatan dollar AS dengan harapan kenaikan suku bunga AS.

Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk menembus level Support pada posisi 2.925 dollar. Jika level Support tersebut berhasil ditembus level selanjutnya adalah 2.875 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan ditembus jika terjadi kenaikan ada pada 3.025 dollar dan 3.075 dollar.