PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 07/07/16 – Harga gula berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York Kamis dini hari (07/07) berakhir turun, terpicu pelemahan mata uang Real Brazil.

Pada perdagangan kemarin, pasangan mata uang USDBRL menguat 0,98 persen pada 3.3311. Ketika real Brasil melemah terhadap dolar AS, mendorong produsen melakukan penjualan untuk meraih keuntungan yang lebih tinggi untuk barang berdenominasi dolar dalam mata uang lokal.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Juli 2016 terpantau mengalami penurunan. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup melemah sebesar -0,30 sen atau setara dengan -1,44 persen pada posisi 20,57 sen per pon.

Lihat : Harga Gula ICE Naik Tertinggi 3,5 Tahun

Malam nanti akan dirilis data ADP Employment Change yang diindikasikan menurun dan data initial jobless claim yang diindikasikan meningkat. Jika hasil ini terealisir akan berpotensi melemahkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula kasar berjangka di New York  pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan potensi pelemahan Dollar AS.

Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 21,10 sen dan 21,60 sen. Sedangkan level Support yang akan dites jika terjadi penurunan harga ada pada posisi  20,10 sen dan 19,60 sen per pon.