KPF BALI 09/06/16 -Harga CPO di bursa komoditas Malaysia pada perdagangan Kamis (09/06) terpantau naik. Kenaikan harga CPO siang ini terbantu penguatan harga minyak mentah.

Harga minyak mentah tetap dekat posisi tertinggi 2016 pada awal perdagangan sesi Asia hari Kamis (09/06), didukung oleh penurunan persediaan minyak mentah AS, melemahnya dolar AS dan permintaan yang kuat, tetapi beberapa analis memperingatkan bahwa rally baru-baru ini mulai terlihat berlebihan.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) naik 32 sen lebih tinggi pada $ 51,55 per barel.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka patokan Internasional Brent diperdagangkan pada $ 52,70 per barel pada 0045 GMT, naik 19 sen dari penutupan terakhir mereka.

Lihat : Harga Minyak Mentah Rally di Sesi Asia, Tetap Tertinggi 2016

Kenaikan harga minyak mentah menjadi dorongan sentimen positif yang mendorong harga CPO dalam trend menguat. Penguatan harga minyak mentah membuat bahan bakar alternatif seperti yang dibuat dari CPO meningkat permintaannya.

Harga CPO kontrak paling aktif di bursa komoditas Malaysia hari ini berakhir mengalami kenaikan. Harga kontrak Agustus 2016 yang merupakan kontrak paling aktif menguat sebesar 9 ringgit dan diperdagangkan pada posisi 2.598 ringgit per ton.

Lihat : Harga CPO 8 Juni Tergerus Kekuatiran Ekonomi Tiongkok

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga CPO berjangka pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan potensi kenaikan harga minyak mentah.

Harga CPO berjangka kontrak Agustus 2016 di bursa komoditas Malaysia berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 2.650 ringgit dan 2.700 ringgit. Sedangkan level Support yang akan dites jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 2.550 ringgit dan 2.500 ringgit.