PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 05/07/16 – Harga CPO di bursa komoditas Malaysia pada perdagangan Selasa (05/07) terpantau turun. Pelemahan harga CPO siang ini terpicu pelemahan minyak mentah di sesi perdagangan Asia.

Harga minyak mentah merosot pada awal perdagangan Selasa (05/07) sesi Asia, dengan Brent jatuh kembali di bawah $ 50 per barel karena kekhawatiran pelemahan ekonomi global.

Harga minyak mentah berjangka patokan internasional Brent diperdagangkan pada $ 49,95 per barel pada 0030 GMT, turun 15 sen dari penutupan terakhir mereka.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) turun 39 sen menjadi $ 48,60 per barel.

Lihat : Harga Minyak Mentah Sesi Asia Turun Tertekan Kekuatiran Ekonomi Global

Penurunan harga minyak mentah menjadi pemicu sentimen negatif yang membuat harga CPO dalam trend melemah. pelemahan harga minyak mentah membuat bahan bakar alternatif seperti yang dibuat dari CPO menurun permintaannya.

Harga CPO kontrak paling aktif di bursa komoditas Malaysia hari ini tampak mengalami pelemahan Harga kontrak September 2016 yang merupakan kontrak paling aktif melemah sebesar -42 ringgit dan diperdagangkan pada posisi 2.359 ringgit per ton.

Lihat : Harga CPO 4 Juli Naik Terdukung Stabilnya Harga Minyak

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga CPO berjangka pada perdagangan selanjutnya akan memperhatikan pergerakan harga minyak mentah, yang jika terus melemah akan menekan harga CPO. Pergerakan harga juga bisa dipengaruhi oleh pergerakan mata uang Ringgit serta kondisi permintaan dan pasokan global.

Harga CPO berjangka kontrak September 2016 di bursa komoditas Malaysia berpotensi menguji level Support pada posisi 2.310 ringgit dan 2.260 ringgit. Sedangkan level Resistance yang akan diuji jika terjadi penguatan ada pada posisi 2.410 ringgit dan 2.460 ringgit.