PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 01/08/16 – Pada akhir perdagangan Sabtu dini hari (30/07), harga batubara Rotterdam naik, terdukung kenaikan harga minyak mentah.

Harga minyak mentah mixed pada akhir perdagangan akhir pekan Sabtu dinihari, dengan harga minyak mentah WTI naik di tengah aksi short covering setelah penurunan selama seminggu, namun berada di jalur pelemahan di tengah kekhawatiran kekenyangan pasokan terus-menerus.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) ditutup naik 46 sen, atau 1,12 persen, pada $ 41,60 per barel, dan terakhir naik 34 sen menjadi $ 41,48 per barel. Pada bulan Juli minyak WTI anjlok -17,75 persen di dekat penurunan terbesar sejak Juli 2015.

Lihat : Harga Minyak Mentah AS Akhir Pekan Naik 1 Persen; Bulan Juli Anjlok Hampir 18 Persen

Di akhir perdagangan harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak Agustus 2016 berada di posisi 61,60 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami penguatan sebesar 0,20 dollar atau setara dengan 0,33 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Lihat : Harga Batubara Rotterdam Naik Terdorong Pelemahan Dollar AS

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan potensi pelemahan dollar AS jika data ISM Manufacturing malam nanti terealisir melemah.

Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 62,10 dollar dan Resistance kedua di level 62,60 dollar. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 61,10 dollar dan 60,60 dollar.