KPF BALI 06/06/14 -Euro stabil hari ini setelah mencatat reli dramatis dari level terendah dalam empat bulan terakhir pasca keputusan ECB. Rebound itu datang setelah euro didera tekanan selama sebulan terakhir. Fokus kini tertuju ke data ketenagakerjaan AS, yang dapat mempengaruhi pergerakan dollar.

Dalam rapat regulernya kemarin, ECB memangkas suku bunga acuannya sebesar 0,1% menjadi 0,15%, terendah dalam sejarah. ECB juga memangkas bunga simpanan menjadi 0,1%. Ini pertama kalinya ECB menerapkan bunga simpanan negatif, yang secara teknis mengenakan biaya pada bank yang menaruh uang di  fasilitas simpanannya. Langkah ini dinilai untuk mendorong bank agar menyalurkan dana ke perkreditan.

Dalam konferensi pers, sang presiden Mario Draghi mengatakan pihaknya meluncurkan langkah itu untuk mendorong pertumbuhan dan inflasi.  ECB juga mengumumkan rencana pinjaman murah untuk perbankan yang akan berjalan selama empat tahun. ECB juga sedang mempersiapkan kebijakan non konvensional, seperti pembelian obligasi. Semua itu dianggap langkah historis ECB yang dijalankan untuk mencegah deflasi.

Namun, pasca keputusan itu, euro langsung reli. Sepertinya, euro mengalami apa yang disebut dengan “sell the rumor buy the news” dalam pergerakannya. Ketika muncul berita soal rencana pelonggaran ECB, euro didera aksi jual. Tapi setelah pelonggaran itu dilakukan, euro rebound karena tidak ada lagi yang jualan. Isu pelonggaran itu sudah diantisipasi dan terfaktorkan. Namun masih terlalu dini menyebut ini sebagai perubahan tren.

Euro diperdagangkan di $1,3657 setelah reli 1% kemarin dari $1,3498, atau terendah sejak 6 Februari. Posisi euro sedang mendekati 38,2% retracement dari kejatuhan 8 Mei-5 Juni di $1,3685. Namun diperlukan waktu untuk bisa menembus 50% di $1,3745. Sedangkan support di $1,3600.  Terhadap yen, euro diperdagangkan di 139,77 setelah sempat jatuh ke low di 138,64. Berhasil menembus MA 25, euro kini sedang menguji level 140.

Dengan lewatnya ECB, perhatian pasar kini menuju data ketenagakerjaan AS. Menurut konsensus,   payroll diperkirakan tumbuh 218.000 selama Mei, tapi tingkat pengangguran diproyeksikan naik 0,1% ke 6,4%. Pasar membutuhkan angka pertumbuhan 200 ribu sebagai bukti perbaikan lapangan kerja. Data ini akan mempengaruhi pergerakan dollar. Hari ini, indeks dollar bertengger di 80,38 setelah anjlok 1% kemarin. Indeks itu sempat reli sampai 81 semalam, tertinggi sejak 6 Februari. Kondisi bullish terjaga selama tidak jatuh ke bawah 80,15.

Rekomendasi
EUR-USD
EUR SIGNAL 06-05-14

USD-JPY
JPY SIGNAL 06-05-14

GBP-USD
GBP SIGNAL 06-05-14

USD-CHF
CHF SIGNAL 06-05-14

AUD-USD
AUD SIGNAL 06-05-14