KPF BALI 22/10/14- Euro turun terhadap dolar terkait spekulasi European Central Bank (ECB) yang akan memperpanjang stimulus guna mendorong pertumbuhan di blok 18 negara.

Mata uang bersama melemah terhadap sebagian besar dari 16 rekan-rekan utama karena ECB membeli obligasi tertutup untuk hari kedua dan Reuters melaporkan sedang mengkaji pembelian utang perusahaan. Greenback menghentikan penurunan tiga harinya sebelumnya terhadap yen karena para trader kembali mendorong perkiraan kapan waktu Federal Reserve akan meningkatkan suku bunga AS. Dolar Kanada memimpin kenaikan di antara mata uang utama seiring sektor komoditas naik setelah pertumbuhan ekonomi China mengalahkan perkiraan. Mata uang real Brasil tergelincir.

Euro terdepresiasi 0,5% menjadi $ 1,2734 pada 02:17 siang waktu New York setelah menyentuh level $ 1,2886 pada 15 Oktober, yang tertinggi sejak 23 September. Mata uang umum melemah 0,7% menjadi 135,96 ¥. Dolar turun 0,2% ke level 106,77 ¥ setelah menguat 1% selama tiga hari sebelumnya.

Indeks Spot Dollar Bloomberg, yang menelusuri mata uang terhadap sekumpulan 10 mata uang utama, naik sebesar 0,2% ke level 1,063.12.(yds)

Sumber: Bloomberg