KPF BALI 04/06/14 – Euro terkoreksi lagi hari ini di Asia setelah berhasil rebound kemarin, masih rentan di tengah isu pelonggaran ECB. Sedangkan aussie sempat melaju berkat data PDB yang mengesankan, sayangnya masih tertahan karena prospek kebijakan moneter yang tetap.

Data kemarin menunjukkan inflasi di zona euro turun lagi bulan lalu, menambah ekspektasi ECB akan melonggarkan kebijakan besok. Inflasi zona euro untuk Mei hanya naik 0,5%, di bawah prediksi 0,6%. Sedankan inflasi inti melambat ke 0,7%, juga di bawah prediksi 0,8%.  Namun, pasar sudah menduga angka inflasi zona euro buruk menyusul inflasi Jerman yang rendah. Meski sempat tertekan ke bawah $1,3600 karena data itu, euro berhasil ditutup di atas level itu.

Untuk hari ini, ada data  PDD zona euro kuartal pertama, yang kemungkinan tidak akan direvisi. Tapi revisi turun bisa semakin memperkuat ekspektasi ECB mengumumkan keputusan baru besok, kondisi yang dapat mempersulit euro. Selama empat minggu terakhir, euro dalam tren penurunan di tengah isu pelonggaran ECB. Tapi karena sudah terfaktorkan, bila keputusan ECB tidak se-dovish yang diperkirakan, euro bisa terangkat.

Kalaupun ECB mengambil tindakan pelonggaran yang agresif,  pelemahan euro nantinya mungkin tidak akan sebesar sebelumnya. Tapi karena pelonggaran agresif berjalan lama, tren euro tetap bearish. Dalam perdagangan hari ini, euro melemah 0,1% ke $1,3610 setelah menguat 0,4% kemarin. Euro gagal ditutup di atas resistance $1,3640, tapi masih mampu bertahan di atas support $1,3580. Terhadap yen, euro berhasil melanjutkan penguatan untuk tiga sesi, kini sudah menembus 38,2% retracement dari kejatuhan 29 April-29 Mei di 139,65.

Beralih ke mata uang lain, aussie flat hari ini meski data PDB Australia mengesankan. PDB selama kuartal pertama tumbuh 1,1% per kuartal dan 3,5% per tahun, di atas prediksi 0,9% dan 3,2%. Data itu sepertinya dianggap tidak akan banyak pengaruh ke prospek kebijakan RBA, yang kemarin kembali mengulang soal stabilitas kebijakan. Aussie diperdagangkan di $0,9262, masih belum mampu menembus MA 25 $0,9295, yang diperlukan untuk meraih kondisi bullish. Bearish continuation terjadi bila ditutup di bawah $0,9200.

Sementara itu, dollar sedangkan konsolidasi menjelang data ketenagakerjaan swasta AS nanti malam, yang diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan di atas 200 ribu. Dorongan kemarin datang dari kenaikan yield obligasi AS ke 2,60%, tertinggi sejak 14 Mei. Indeks dollar menguat 0,2% ke 80,68 hari ini, setelah koreksi 0,2% kemarin. Indeks mampu bertahan di atas support 80,50 dan kini masih berusaha menembus resistance 80,70.

Rekomendasi
EUR-USD
EUR SIGNAL 04-06-14

USD-JPY
JPY SIGNAL 04-06-14

GBP-USD
GBP SIGNAL 04-06-14

USD-CHF
CHF SIGNAL 04-06-14

AUD-USD
AUD SIGNAL 04-06-14