PT KONTAK PERKASA FUTURES BALI 01/08/16 – Emas melayang rendah di sesi Asia pada hari Senin menjelang PMI manufaktur dari China, dengan tembaga juga turun jelang data dari importir top dunia tersebut.

Di China, PMI manufaktur semi-resmi diterbitkan oleh Biro Statistik Nasional (NBS) dan Federasi Logistik dan Pembelian China untuk bulan Juli diperkirakan akan mencapai 50, sama seperti bulan lalu. PMI non-manufaktur CFLP juga dirilis dengan tingkat bulan lalu di 53,7.

Kemudian, PMI manufaktur Caixin dirilis dengan ekspektasi pembacaan 48,7 untuk bulan Juli, naik sedikit dari 48,6 bulan sebelumnya.

Emas untuk pengiriman Desember di divisi Comex Bursa Perdagangan New York turun 0,14% menjadi $1,355.65 per troy ounce.

Juga di Comex, perak berjangka untuk pengiriman September naik 0,27% menjadi $20,402 per troy ounce.

Di tempat lain dalam perdagangan logam, tembaga untuk pengiriman September turun 0,31% menjadi $2,222 per pon.

Pada minggu ini, AS melaporkan upah pekerjaan non pertanian dan data ISM pada manufaktur dan aktivitas sektor jasa. Serta, pengumuman tingkat suku bunga dari Bank of England Kamis akan menjadi fokus, di tengah membesarnya harapan bank sentral itu akan meningkatkan stimulus moneter untuk menahan gejolak ekonomi negatif dari Brexit.

Pekan lalu, harga emas reli tajam pada hari Jumat, mengakhiri sesi di dekat level tiga minggu setelah data menunjukkan bahwa ekonomi AS tumbuh pada kecepatan yang lebih lambat dari yang diharapkan di kuartal kedua, mendorong pelaku pasar menahan kembali ekspektasi kenaikan tingkat suku bunga dari Federal Reserve.

Pembacaan awal PDB kuartal kedua menunjukkan 1,2% tingkat pertumbuhan tahunan, jauh di bawah ekspektasi 2,6%, Departemen Perdagangan AS mengatakan pada hari Jumat. PDB kuartal pertama direvisi lebih rendah menjadi 0,8% dari 1,1%.

Data yang mengecewakan itu mengurangi ancaman kenaikan tingkat suku bunga awal dari Federal Reserve. Fed fund berjangka menghargai kesempatan hanya 12% dari kenaikan suku bunga pada bulan September di akhir Jumat. Peluang Desember berada di 33%, turun dari 43% sehari sebelumnya dan dibandingkan dengan 53% pada awal pekan ini.

The Fed mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari Rabu dan mengatakan risiko jangka pendek terhadap prospek ekonomi AS telah berkurang. Namun, bank sentral itu berhenti memberikan sinyal tentang kenaikan suku bunga AS lebih lanjut di tahun ini.

Emas sensitif terhadap pergerakan suku bunga AS. Suatu kenaikan bertahap tingkat suku bunga lebih tinggi dipandang kurang mengancam harga emas daripada rangkaian peningkatan yang cepat.