KPF BALI- 25/06/14 Emas naik ke level tertingginya dalam dua bulan terakhir karena harga rumah AS naik pada laju yang lebih lambat dari perkiraan dan tingkat kepercayaan bisnis di Jerman terkikis, sehingga meningkatkan daya tarik logam sebagai safe haven. Perak naik ke level tertingginya sejak Maret lalu.

The S&P/Case-Shiller indeks dari nilai properti di 20 kota di AS meningkat 10,8 persen dalam 12 bulan terakhir yang berakhir 30 April lalu, yang terkecil dalam lebih dari satu tahun terakhir, rilis data hari ini menunjukkan. Di Jerman, ekonomi terbesar di Eropa, tingkat kepercayaan bisnis Eropa turun tajam tahun ini di tengah tanda-tanda pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat.

Emas berjangka telah naik sebesar 6 persen bulan ini, sebagian karena kekhawatiran bahwa keuntungan dalam ekonomi global akan stagnan. Pada tanggal 11 Juni lalu, Bank Dunia memangkas proyeksi pertumbuhan. Sementara itu, pihak otoritas Federal Reserve yang dipimpin oleh Janet Yellen mengatakan pada pekan lalu bahwa suku bunga AS akan tetap rendah untuk waktu yang cukup.

Emas berjangka untuk pengiriman Agustus naik sebesar 0,2 persen untuk menetap di level $1,321.30 per ons pada pukul 1:36 di Comex New York. Sebelumnya, harga emas mencapai level $1,326.60, tertinggi untuk kontrak teraktif sejak 15 April lalu.

Logam mulia mengupas keuntungan pasca rilis data pemerintah AS menunjukkan tingkat pembelian rumah baru meningkat tajam pada bulan Mei dalam 22 tahun terakhir.

Sumber: Bloomberg